Angkasa Pura 2

Perlu Kerjasama Pengembangan Infrastruktur KA Indonesia dan Belanda

Emplasemen SDMSabtu, 12 Agustus 2017
image0031

JAKARTA (Beritatrans.com) – Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan (Kemhub) Dr. Wahju Satrio Utomo, SH, M.Si menekankan pentingnya memperkuat kerja sama di bidang pengembangan infrastuktur perkeretapian Indonesia-Belanda.

Melalui pertemuan dengan pengusaha dan stakeholder perkeretaapian lainnya di Belanda,  kita juga ingin menggali peluang skema investasi yang mendukung program pembangunan infrastuktur kereta api.

Beberapa perusahaan terkemuka yang turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Netherlands Spoorweg, Pro Rail, Structon dan beberapa ahli Belanda di bidang Perkeretaapian.

Dalam Forum tersebut , Atase Perhubungan KBRI Den Haag menyampaikan beberapa proyek prioritas Pemerintah RI seperti pembangunan jalur kereta api di wilayah Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Seperti dilansir lamab republika.co.id, termasuk di paparkan kepada investor  Belanda adalah rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Bandung dan pembangunan tram di Surabaya.

image0041

Di lokasi yang sama juga diadakan bedah buku Sporen van Smaragd atau Jejak-Jejak Zamrudtentang sejarah kereta api di Indonesia periode 1869-1942 yang ditulis Evelien Pieterse dan Pameran 150 Tahun Perkeretaapian Belanda di Indonesia yang mengetengahkan berbagai dokumen dan foto sejarah perkeretaapian di Indonesia.

Selama berada di Belanda, Inspektur Jenderal Kemhub RI dan Staf Khusus Menhub RI bertemu dengan sejumlah pejabat di lembaga Belanda guna berbagi pengalaman tentang pengelolan dan perencanaan transportasi yang terintegrasi dengan pengembangan aktivitas perkotaan.

Pertemuan dilakukan dengan pejabat transpotasi publik (tram) Den Haag (HTM) dan Metropooleregio Rotterdam Den Haag (MRDH) yaitu otoritas pengelola transportasi publik Rotterdam Den Haag dan 23 kota di sekitar.(rep/helmi)
Sumber: republika.co.id