Angkasa Pura 2

Terumbu Karang Di Labuan Bajo Rusak Ditabrak Kapal & Lego Jangkar Sembarangan

Dermaga Lingkungan & KehutananSenin, 14 Agustus 2017
images (3)

MANGGARAI BARAT (BeritaTrans.com) -
Setelah Raja Ampat, kini giliran terumbu karang Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, yang dikabarkan terancam kelestariannya.

Dilansir dari Antara pada Senin (14/8/2017), objek wisata perairan yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, itu mulai mengalami dampak dari ramainya wisatawan yang datang.

Hal tersebut diungkapkan oleh pemerhati lingkungan Gabriel Mahal. Dalam laporannya ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta, ia menyebutkan kalau salah satu yang mengancam kehidupan terumbu karang di Labuan Bajo ialah aktivitas kapal pengangkut wisatawan.

“Kapal yang hilir mudik di Labuan Bajo kerap sembarang membuang jangkar, bahkan ada yang pernah menabrak terumbu karang,” kata Gabriel.

“Aktivitas tersebut mulai meresahkan penduduk setempat, yang khawatir akan kelestarian terumbu karang di perairannya,” lanjutnya.

Gabriel menganggap pemerintah daerah dan pusat kurang tegas dalam membuat aturan mengenai kapal yang berlayar di perairan objek wisata di Indonesia.

Ia berpendapat, seharusnya ada pihak yang serius mengawasi dan menerbitkan perizinan terhadap kelaikan kapal, kompetensi kapten kapal dan kontrol lalu lintas kapal.

“Perairan Labuan Bajo kini semakin padat dengan aktivitas kapal wisata. Beberapakali juga sempat terjadi kecelakaan, sampai tiga kapal tenggelam,” ujar Gabriel.

“Masyarakat sudah pernah melaporkan kekhawatiran mereka mengenai kondisi terumbu karang di Labuan Bajo ke Balai Taman Nasional Komodo, namun belum mendapatkan respon yang positif,” lanjutnya.

Selain mendarat di Bandara Komodo, wisatawan memang juga bisa menumpang kapal untuk sampai di Labuan Bajo.

Sudah banyak kapal wisata yang beroperasi, kebanyakan berlayar dari pelabuhan di Sumbawa bahkan dari Bali.

Kapal wisata itu biasanya mengantar wisatawan berkeliling ke Pulau Bidadari, Pulau Seraya, Pulau Sabolo, Pulau Kanawa, Pulau Sebayur, Pulau Padar, Pulau Rinca, Pulau Kalong dan lainnya.

Di tengah perjalanan, wisatawan juga bisa menceburkan diri untuk menikmati pemandangan bawah lautnya. (antara).