Angkasa Pura 2

Menagih Janji Presiden Jokowi Membesarkan BUMN Pertamina

SDMKamis, 17 Agustus 2017
Jokowi MPR DPR

JAKARTA (Beritatrans.com) -  Proses pengadaan dan distribusi BBM subsidi di Tanah Air hendaknya mengedepankan pemberdayaan pelaku usaha lokal, terutama BUMN. Selama ini, PT Pertamina sudah mendapatkan penugasan untuk pengadaan dan distribusi BBM subsidi di Indonesia serta sukses menjalankannya.

“Jika tahun 2018 Pemerintah akan menggelar tender pengadaan dan pendistribusian BBM subsidi, hendaknya lebih mengutamakan BUMN seperti Pertamina,” kata Direktur Energy Watch  Indonesia (EWI) Ferdinand Hutahaen menjawab Beritatrans.com di Jakarta, Kamis (17/8/2017).

Dikatakan,  Presiden Jokowi dulu  berjanji membesarkan Pertamina?  “Kini waktunya rakyat Indonesia menagih janji Jokowi untuk membangun dan membesarkan Pertamina itu,” seru Ferdinand.

Konsekuensinya,  proyek-proyek negara yang  yang dibiayai  APBN juga mengutamakan peran BUMN termasuk Pertamina sebagai operator migas nasional. “Kalau ada oknum di  Pertamina yang salah harus dibenahi. Tapi institusi Pertamina sebagai BUMN harus dijaga dan dipertahankan,” jelas Ferdinand.

Termasuk di dalamnya terkait pengadaan BBM subsidi tahun 2018. “Masalah ini  juga harus dihitung dampak dari tender ini tekait kebijakan BBM Satu Harga karena kebijakan itu menjadi beban keuangan Pertamina.”

“Jika Pertamina untung maka devidennya akan masuk ke kas negara. Jika yang untung swasta, maka mereka yang menikmati,” papar putra Batak itu lagi.

Perlu difikirkan bersama, “Apa jadinya nanti kalau distribusi BBM subsidi di Indonesia dimenangkan pihak lain selain Pertamina? Apakah program itu masih akan jalan? Jika sampai terjadi penyimpangan siapa pula yang harus bertanggung jawab,” tanya Ferdinand lagi.(helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari