Angkasa Pura 2

INSA Lanjutkan Sengketa Kepengurusan ke Tingkat Kasasi

DermagaJumat, 18 Agustus 2017
FB_IMG_1503019941813

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Indonesian National Shipowners’ Association
(INSA) akan melanjutkan proses hukum ke tingkat kasasi dalam perkara sengketa Kepengurusan INSA periode 2015-2019 setelah Pengadilan Tinggi Negeri (PTN) tidak mengabulkan semua pihak, baik tergugat (Carmelita Cs) maupun penggugat (Johnson Cs).

Ketua Umum DPP INSA Johnson W. Sutjipto mengatakan, upaya menempuh jalur hukum ke tingkat yang lebih tinggi dimaksudkan untuk mewujudkan rasa keadilan bagi DPP INSA dan segenap anggotanya dalam sengketa kepengurusan DPP INSA tersebut.

“DPP INSA sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan karena meyakini upaya hukum adalah cara satu-satunya untuk mendapatkan rasa keadilan,” jelas Johnson kepada BeritaTrans.com, Jumat (18/8/2017).

Seperti diketahui, Pengadilan Tinggi Negeri Jakarta pada 30 Mei 2017 telah
memutuskan perkara No.185/PDT/2017/PT.DKI jo No. 492/Pdt.G/2015/PN JKT.PST.

Dalam putusannya, Hakim PTN menolak gugatan dari terbanding I
dan II, semula penggugat I dan II.
Dalam eksepsi, Hakim PTN menolak eksepsi dari Pembanding I dan III, semula tergugat I dan III serta Pembanding II, semula tergugat II untuk seluruhnya.

“Dalam pokok perkara, Hakim menolak gugatan terbanding I & II, semula Penggugat I dan II untuk seluruhnya,” ujarnya sembari menunjukkan salinan bukti putusan.

Sedangkan dalam rekonvensi, kata dia, hakim menolak gugatan rekonvensi dan
penggugat rekonvensi/tergugat II rekonvensi untuk seluruhnya. Bahkan
Pengadilan Tinggi Negeri dalam perkara ini menghukum penggugat I dan II
konvensi/tergugat I dan II rekonvensi untuk membayar seluruh biaya yang
timbul dalam kedua tingkat pengadilan.

“Dengan demikian, putusan PTN
Jakarta tidak mengabulkan semua pihak dan bahkan menghukum semua
pihak,” kata Johnson. (omy)