Angkasa Pura 2

Angkut 14 Turis Brasil, Kapal Pesiar Star Koat Kandas Di Mentawai

DermagaSenin, 21 Agustus 2017
Star Koat 1

Star Koat

PADANG (BeritaTrans.com) – Sebanyak 14 orang turis asal Brasil sempat terombang-ambing di tengah laut ketika kapal pesiar yang ditumpanginya kandas di Perairan Makanbaga, koordinat 03, 17’306″ S dan 100,27’458″ E, Desa Sinaka, Kecamatan Pagai Selatan, Mentawai, Sumatera Barat.

Dikutip dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group), para penumpang kapal pesiar itu dapat diselamatkan , setelah berhasil dievakuasi oleh tim SAR ke ke dermaga Sikakap.

Sementara itu, akibat terhempas oleh gelombang ke karang, lambung kapal PT KIS yang berbahan dasar fiber itu mengalami robek. Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal saat kapal hendak merapat ke jangkar tambat. Namun, deras dan kuatnya arus gelombang laut menyebabkan kapal milik Feri Mawi tersebut, terseret ke tepi karang.

“Kapal dihantam gelombang besar dari arah belakang, sehingga terbawa arus ke atas karang. Setelah itu kapal miring dan dipenuhi air laut. Kru kapal dan tamu kemudian dievakuasi menggunakan speed boat milik kapal Star Koat itu sendiri ke Pulau Berikuret,” kata Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Hasanuddin yang dilansir dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Senin (21/8) siang.

Saat ini para wisatawan asing diinapkan di gedung Syahbandar Sikakap menunggu kapal pesiar Malaleuca guna melanjutkan kegiatan berselancar mereka. Rencananya pada turis asing tersebut masih melanjutkan sisa kunjungannya, yakni 5-7 hari dari 12 hari direncanakan.

Star Koat 2

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai, Desti Seminora, menyebutkan, kapal Star Koat tidak masuk dalam daftar sebagai tamu di pos-pos wisatawan Mentawai. Hal serupa, juga sering terjadi di kapal-kapal lainnya yang masuk ke perairan Mentawai.

“Ini bukan kejadian sekali dua kali. Kejadian kapal pesiar yang masuk ke Mentawai tidak terdata, sudah sangat sering. Kalau ada kecelakaan, kami tidak bisa berbuat banyak tentunya,” ungkap Desti.

Di tempat lain, kapten kapal Star Koat dan Kepala Kamar Mesin (KKM)-akan kembali ke Padang dengan kapal KM Ambu Ambu untuk menyelesaikan kelengkapan administrasi kecelakaan kapal tersebut. (via).

Sumber dan foto utama PadangEkspres/jawapos.com