Angkasa Pura 2

Biaya Prasrana LRT Bekasi & Bogor Turun Menjadi Rp21,7 Triliun

EmplasemenMinggu, 27 Agustus 2017
603554_620

NUSA DUA (BeritaTrans.com) – Tenaga Ahli Menteri Koordinator Kemaritiman Septian Haryo Seto mengatakan ada penurunan hitungan kebutuhan pembangunan prasarana LRT Bekasi dan Bogor dari Rp23 triliun menjadi Rp21,7 triliun.

Angka itu ditambahkan dengan kebutuhan pembangunan sarana sebesar Rp 5 triliun. Ditambah dengan sejumlah biaya lain, maka total kebutuhan akan mencapai Rp 27 triliun.

Skema baru, kata Seto, membuat penyertaan modal negara ke BUMN terkait adalah Rp 9 triliun dan ini ditambah subsidi ketika LRT beroperasi sebesar Rp 16-17 triliun.

Ini membuat biaya yang dikeluarkan pemerintah menjadi Rp 26 triliun dibandingkan harus membayar pinjaman dari bank beserta bunganya.

Menurut Seto pihak perbankan akan membiayai sisa dari kebutuhan sebesar Rp 27 triliun itu, namun pembiayaan ini tidak masuk ke APBN melainkan masuk ke PT KAI sebagai operator. Alasannya cash flow dari proyek LRT sangatlah besar

Saat ini dengan adanya minat investasi dari perusahaan asal Singapura sebesar Rp 2 triliun tentu akan membuat pendanaan dari dalam negeri berkurang.

“Akan mengurangi penyertaan dari APBN, sehingga akan banyak masuk private sector,” tutur Luhut. (moy).

Sumber: tempo.co.

loading...