Angkasa Pura 2

Wali Kota Tegal Siti Mashita Kena OTT KPK

Figur KPKRabu, 30 Agustus 2017
images (14)

TEGAL (BeritaTrans.com)- Wali Kota Tegal Siti Mashita Soeparno diduga terkena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Selasa, 29 Agustus 2017. Penangkapan ini diduga terkait dengan kasus pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah.

Ruangan kerja di rumah dinas Wali Kota Tegal disegel KPK. Pantauan Tempo di lokasi, stiker berukuran 20×40 sentimeter melintang di pintu ruangan Siti Mashinta.

Hj -Siti-Mashita-Soeparno-Bunda-Shita

“Iya benar disegel di ruangan bagian dalam (rumah dinas wali kota),” kata salah seorang petugas keamanan rumah dinas wali kota Tegal yang enggan disebut namanya, Selasa malam, 29 Agustus 2017.

Selain ruangan tersebut, KPK juga menyegel ruang Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Kardinah, Tegal, Selasa petang, 29 Agustus 2017. Stiker penyegelan juga dipasang melintang di pintu ruangan tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun Tempo, selain menangkap Wali Kota Tegal Siti Mashita Soeparno, KPK juga menciduk Abdal Hakim. Ruangan Direktur Keuangan RSUD Kardinah juga turut disegel.

Saat dikonfirmasi terkait penangkapan tersebut, juru bicara KPK, Febri Diansyah, belum bisa memberikan keterangan detail. “Masih perlu saya pastikan lebih lanjut,” kata Febri saat dikonfirmasi, Selasa, 29 Agustus 2017. Ia berjanji akan memberikan keterangan lebih lanjut terkait penangkapan tersebut secepat mungkin.

WARGA GEMBIRA
Puluhan warga Kota Tegal berkumpul di Balai Kota Tegal, Selasa malam, 29 Agustus 2017. Mereka datang untuk mengungkapkan kegembiraan atas ditangkapnya Walikota Tegal Siti Mashita Soeparno oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Keadilan Untuk Rakyat Tegal” di teras Rumah Dinas Walikota. Tak hanya itu, mereka juga membalik foto Siti Mashita di atas spanduk tersebut.

Warga juga meluapkan kegembiraan dengan berteriak riang. Mereka juga menyalakan kembang api berkali-kali. “Kami lega karena selama ini kebijakan pemerintah walikota (Siti Mashita) sewenang-wenang,” kata Yusqon juru bicara Komite Penyelamat Kota Tegal.

KOMENTAR GUBERNUR
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan sebelumnya telah mengingatkan kepada sejumlah kepala daerah, termasuk Wali Kota Tegal Siti Mashita yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar tidak korupsi.

“Saya sudah mengingatkan kawan-kawan bahwa tempat-tempat ini bukan zona tanpa pantauan, bukan tanpa radar. Semua diradar. Sudah saya ingatkan berkali-kali,” katanya seusai peluncuran awal tahapan pemilihan umum kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum Jawa Tengah, Selasa.

Ganjar mengaku baru saja mendapat laporan adanya OTT KPK terhadap Wali Kota Tegal Siti Mashita. Menurut Ganjar, ada sejumlah kabupaten lain yang selama ini telah dia ingatkan. “Karena masyarakatnya memberikan laporan banyak dan itu semuanya bisa mengakses,” ujarnya. (bon).

loading...