Angkasa Pura 2

3 Kapal Kargo & Tanker Senggolan di Perairan Merak

Dermaga Kelautan & PerikananKamis, 31 Agustus 2017
2017-08-31 13.53.52

MERAK (BeritaTrans.com) – Tiga kapal kargop dan tanker terlibat senggolan di perairan Merak, Kota Cilegon, Banten.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan laut itu. Namun, ketiga kapal mengalami kerusakan di bagian haluan.

Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan laut ini melibatkan kapal MT Angle No. 01, MV Srikandi Indonesia dan MV Maestro Diamond.

MT Angle No. 01

MV Srikandi Indonesia

MAESTRO_DIAMOND

Ketiga kapal itu bertabrakan pada Selasa (29/8/2017) sore kemarin. Saat terjadi senggolan, ketiga kapal tersebut sedang lego jangkar atau engker di Perairan Merak.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten Abdul Azizi, membenarkan peristiwa itu.

Dia mengatakan, saat terjadi kecelakaan satu dari tiga kapal tersebut black out atau mati mesin.

“Selain tiga kapal itu rusak bagian haluan, salah satu di antaranya black out,” ungkap Abdul Aziz, saat dikonfirmasi titiknol.co.id di kantornya, Rabu (30/8/2017).

Terkait insiden itu, kata Aziz, pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan kepada pihak kapal yang terlibat senggolan tersebut untuk dimintai keterangan.

“Mereka (Nahkoda) sih ngakunya senggolan itu terjadi akibat cuaca buruk, tapi kita tidak percaya begitu saja. Makanya mereka akan kita panggil untuk dimintai keterangan,” jelasnya.

Sementara itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), saat ini juga sudah mulai melakukan investigas di lapangan melakukan penyelidikan,untuk mengetahui menyebab pasti kecelakaan laut yang melibatkan tiga kapal tersebut.

KANDAS
BeritaTrans.com mencatat kapal MV Srikandi Indonesia pernah kandas di perairan Lampung. Kapal pengangkut 20.000 ton batubara tersebut kandassetelah lepas sandar dari Pelabuhan Tarahan.

“Kapal dengan nakhoda Herry Sucipto itu olah gerak manuver untuk menghindari 2 tongkang hendak berlabuh d depan haluan kiri dan kanan,” ungkap Kepala KSOP Panjang, Eka Sukmawati, saat dikonfirmasi BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans, Minggu (1/5/2016).

Mesin dengan RPM maju pelan sekali dengan haluan 235*, kapal terbawa arus surut ke arah kiri sehingga kapal mengalami kandas. (ray).