Angkasa Pura 2

PLN: Mobil Listrik Ciptakan Pasar Baru di Indonesia

Energi Koridor OtomotifJumat, 1 September 2017
Mobil Listrik

JAKARTA (Beritatrans.com) – Direktur Perencanaan Korporat PT PLN, Syofvi Felienty Roekman, mengatakan mobil listrik menciptakan pasar baru untuk PT PLN di Tanah Air Indonesia. Konsumsi listrik  di dalam negeri pasti melonjak.

“Namun PLN siap menyediakan pasokan listrik dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang dibutuhkan,” Syofvi di Jakarta, kemarin.

Kalau kita lihat, kata Syofvi, salah satu cara untuk mendongkrak konsumsi listrik adalah melalui mobil listrik. “Dalam berbagai pertemuan, cukup clear charging station jadi tanggung jawab kami di PLN. Kami harus mempersiapkan ke arah sana,” jelas Syofvi lagi.

Manfaat Mobil Listrik

Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Rida Mulyana, menyatakan mobil listrik akan membawa banyak manfaat. Impor bahan bakar minyak (BBM) bakal sangat berkurang kalau mobil-mobil konvensional diganti mobil listrik.

“Banyak sekali manfaatnya kalau kita memaksimumkan penggunaan mobil listrik di sini. Larinya adalah ke penghematan BBM. Kalau mobil listrik totally enggak pakai BBM,” kata Rida, dalam konferensi pers di Kementerian ESDM,  belum lama ini.

Manfaat utama lainnya, tentu polusi udara berkurang karena mobil listrik tak menghasilkan asap karbon. “Poin kedua adalah konservasi. Ujung-ujungnya mungkin enggak perlu ngebor minyak lagi, juga ada penurunan emisi gas rumah kaca,” tukasnya.

Emisi gas rumah kaca akan makin rendah kalau pasokan listrik untuk mobil listrik juga dihasilkan dari energi non fosil. Kalau listriknya dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang berbahan bakar batu bara, tentu masih banyak polusinya. Tapi kalau dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA), lingkungan makin lestari.

“Akan makin indah kalau kita menggunakan end to end energi terbarukan, listrik untuk mobil listrik juga dari renewable energy. Misalnya listriknya dari PLTA, mobilnya pakai listrik,” tandas  Rida.(helmi)