Angkasa Pura 2

Ini Kata Kepala BPTJ Soal Rencana Pelarangan Sepeda Motor di Jln Sudirman-Thamrin

Aksi Polisi Koridor OtomotifMinggu, 3 September 2017
ojek online

JAKARTA (Beritatrans.com) – Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ)  Bambang Prihartono menegaskan pemerintah tidak melakukan pelarangan motor namun melakukan pengaturan untuk mengurangi angka kecelakaan.

Pembatasan motor, menurut Bambang, dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas terutama yang melibatkan pengguna sepeda motor.  Masyarkat tetap boleh memiliki dan menggunakan sepda motor. Tapi akanbdiatur sedekiiian rupa agar tidak memicu terjadinya kecelakaan dan menambah kemacetan lalu lintas.

“Ini bukan pelarangan atau menomor duakan warga negara yang menggunakan kendaraan bermotor. Karena ternyata data berbicara, kecelakaan terbesar disebabkan oleh kendaraan roda dua. Pemerintah perlu mengatur supaya kendaraan roda dua tidak menggunakan jalur-jalur yang kendaraan mobilnya cukup padat,” kata Bambang Pri di Jakarta, Minggu (3/9/2017).

Dikatakan, Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan pembatasan kendaraan bermotor dari Thamrin hingga Sudirman pada 12 September mendatang.

Bambang mengatakan implementasi dari pembatasan motor akan diserahkan pada Dinas Perhubungan DKI. “Pemerintah hanya menyusun kerangka kebijakannya. Nah implementasinya, kami serahkan ke masing-masing Dishub,” ujarnya.

Seperti dilansir laman detik.com, hasil rapat forum lalu lintas memutuskan perluasan pembatasan sepeda motor hanya diberlakukan di ruas Jl Jenderal Sudirman hingga Jl MH Thamrin. Pemotor dilarang melewati ruas tersebut pada pukul 06.00-22.00 WIB.

Sosialisasi terkait perluasan pelarangan sepeda motor hingga Sudirman ini terus dilakukan hingga 11 September nanti. Aturan ini akan diuji coba pada 12 September hingga 11 Oktober 2017. 

Ojek Online Tak Terganggu

Bambang Prihartono menegaskan ojek online maupun kurir yang menggunakan motor tidak akan terganggu dengan adanya aturan tersebut.

“Jalur alternatif kan banyak, pemotor banyak yang tahu jalan tikusnya di mana segala macam. Jadi tanpa disiapkan motor sudah tahu, jadi misalkan menghindar Sudirman-Thamrin sudah tahu dia,”  tandas  Bambang Pri.

Seperti diketahii, bisnis jasa angkutan online khususnya sepeda motor sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Angkutan sepeda bermotor berbasis online kini bisa melayani konsumen  diot to door. Dan jasa   ojek online tersedia hampir 24 jam sehari.(helmi)