Angkasa Pura 2

172 Kapal Pesiar Telah Singgah di Beberapa Pelabuhan Indonesia

Dermaga DestinasiSenin, 4 September 2017
celukan

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, data Cruise Line International Association menunjukkan, sekitar 172 kapal pesiar telah singgah di pelabuhan-pelabuhan Indonesia. Menurutnya, Indonesia memang memiliki faktor iklim yang menguntungkan untuk mengembangkan wisata kapal pesiar.

“Indonesia punya suhu yang hangat sepanjang tahun. Pantainya juga bagus, budaya, dan makanannya juga lengkap,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima BeritaTrans.com, Senin (4/9/2017).

Sebelumnya Penasihat Khusus Menpar Indroyono Soesilo juga menyatakan, pemerintah akan membangun Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng, Bali, agar bisa disandari cruises berukuran besar. Pembangunan Celukan Bawang meliputi pelabuhan dengan kedalaman kolam dermaga mencapai 11 meter.

Selain itu, di Celukan Bawang juga akan dilengkapi terminal yang bisa menampung 2.500 penumpang dalam waktu bersamaan.

“Proyek yang akan dimulai pada Desember 2017 itu diserahkan kepada PT Pelindo III. Proyek itu ditargetkan tuntas pada akhir Maret 2018,” tutur dia.

Pelabuhan Celukan Bawang memiliki kedalaman alami, sehingga tidak perlu dilakukan pengerukan. Lahan yang luas juga bisa menampung ratusan kendaraan yang akan membawa wisatawan menuju lokasi wisata.

Nantinya, di Celukan Bawang ada kolam Labuh Timur berukuran 662 x 150 meter dengan kedalaman 11 meter. Selain itu ada kolam labuh Barat berukuran 900 x 150 meter dengan kedalaman 4 meter.

“Dengan bisa berlabuhnya  kapal cruises yang membawa ratusan penumpang ini, maka destinasi wisata di Bali Utara seperti Pantai Lovina, Danau Beratan, Kebun Raya Bedugul, Taman Nasional Bali Barat, Pulau Menjangan juga akan dapat dioptimalkan serta membuka kemungkinan pengembangan destinasi-destinasi baru di kawasan tersebut,” urai Indroyono.

Sedangkan General Manager Pelindo III Celukan Bawang Made Rusly Sunia Jaya mengatakan, sampai saat ini sudah ada cruises yang berlabuh di Celukan Bawang seperti Silver Whisper dan Seabourne Encore berkapasitas 2.000-3.000 penumpang.

“Saat ini Celukan Bawang memang terlalu kecil untuk kapal cruises sebesar Royal Carribean (4.000 pax), tapi potensi pengembangan ada,” ujar Made.

Menpar Arief Yahya berharap wisata kapal pesiar segera berkembang di Indonesia. Cruise sekarang berukuran besar, dengan kapasitas 3.500 an wisatawan. Karena itu membutuhkan pelabuhan dengan kedalaman yang aman antara 12-15 meter.

“Celuk Bawang sudah siap, daerah lain masih perlu pendalaman dan menyiapkan terminal untuk wisatawan,” ungkap Arief. (omy)