Angkasa Pura 2

Premium Bisa Dihapus, Meski subsidi Untuk Rakyat Tetap Ada

Energi KoridorSelasa, 5 September 2017
Iwa-garniwa FT UI

JAKARTA (Beritatrans.com) – Pemerintah Indonesia tetap harus memberikan subsidi kepada rakyat yang kurang mampu kendati ada rencana menghapus BBM jenis premium di masyarakat tahun 2018. Subsidi ini sesuai amamat konstitusi. Subsidi tersebut merupakan kewajiban Pemerintah untuk beberapa komoditas seperti subsidi bahan bakar minyak (BBM), listrik, beras, pupuk, dan komoditas lain harus tetap ada.

Demikian disampaikan Guru Besar FT Universitas Indonesia (UI) dan pengamat energi Prof.Dr.Iwa Garniwa di Jakarta, Selasa (5/9/2017).

“Menurut saya subsidi yang diberikan bukan lagi pada BBM. Tapi subsidi langsung pada masyarakat atau akyat Indonesia yang masih membutuhkan,” kata Iwa.

Iwa Garniwa juga meminta pemerintah untuk konsisten terkait rencana penghapusan BBM) jenis premium di masyarakat. Jika pemerintah komit menghapus BBM premium jika sudah memutuskan untuk menerapkan BBM Euro 4 pada 2018 mendatang.

“Kalau memang kebijakan pemerintah menuju Euro 4 pada tahun 2018, maka tentu harus konsisten dengan menghapus Premium,” jelas Iwa serius.

Menurut dia, biar saja harga BBM Euro 4 dijual sesuai dengan harga keekonomianya, sehingga Pertamina tidak disibukkan lagi oleh masalah subsidi. “Subsidi adalah tanggung jawab Pemerintah. Subsidi langsung BBM yang berkeadilan diberikan bukan hanya untuk masyarakat yang punya kendaraan tetapi termasuk masyarakat yang tidak punya kendaraan,” paparnya.

Iwa juga seakat dan mengapresiasi Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi (RTKM) yang dibentuk kemudian dibubarkan beberapa waktu lalu oleh Pemerintah. Tim yang diketuai ekonom UI Faisal Basri saat itu merekomendasikan agar BBM jenis Premium dihilangkan. Karena BBM bertimbal dengan RON 88 itu berbahaya bagi lingkungan.

“Saya mengapresiasi kerja tim RTKM yang waktu itu meremomendasikan kepada Pemerintah untuk menghilangkan Premium. Cuma tanggung jawab pemerintah akan subsidi harus tetap ada,” pungkasnya.(helmi)