Angkasa Pura 2

ALFI Harapkan Kebijakan Penghapusan Uang Jaminan Kontainer Jangan Hanya ‘Pepesan Kosong’

DermagaRabu, 6 September 2017
kontainer

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Asosiasi Logistik dan Forwardwer Indonesia (ALFI) terus berupaya agar kebijakan pemerintah tentang penghapusan uang jaminan kontainer impor dipatuhi oleh perusahaan pelayaran /agen.

“Kita tidak ingin kebijakan penghapusan uang jaminan kontainer impor menjadi kebijakan ‘pepesan kosong’,” kata Ketum DPW ALFI DKI Widijanto didampingi Sekum Adil Karim, Rabu (6/9/2017).

Widijanto mengatakan ALFI sudah melaporkan nama 19 pelayaran/ agen yang tidak mematuhi kebijakan penghapusan uang jaminan kontainer impor kepada Plt Dirjen Hubla Bay M Hasani.

Dalam pertemuan tersebut Bay berjanji akan memanggil 19 pelayaran/agen yang tidak mematuhi kebijakan tersebut secara bertahap.

“Harapan ALFI Plt Dirjen Hubla segera memanggil 19 pelayaran/agen yang masih menarik uang jaminan kontainer sampai.sekarang,” tutur Widijanto dan Adil Karim

Sementara, Bay M Hasani dihubungi BeritaTrans.com via telpon untuk menanyakan kapan memanggil pelayaran/agen nakal tidak ada respon.

Selain itu ALFI juga melalui surat sudah melaporkan 19 pelayaran/ agen kepada Satgas Percepatan dan Efektivitas Paket Kebijakan Ekonomi pimpinan Menkumham.

Kebijakan penghapusan uang jaminan kontainer melalui Surat Edaran Dirjen Hubla No: Um 003/40 /II /DJPL -17 tanggal 19/5/2017 sudah dimasukkan dalam Paket Kebijakan Ekonomi XV, 15 Juni 2017, kata Widijanto.

Widijanto mengatakan penerapan uang jaminan kontainer oleh perusahaan pelayaran/ agen sangat memberatkan pengguna jasa /importir.

Pasalnya, pengembalian uang jaminan kontainer tersebut sampai 3 bulan dan kalau kita terlambat uangnya hangus.

(wilam)

loading...