Angkasa Pura 2

Angkut 13 Kru, Kapal Solagratia Tenggelam di Perairan Minahasa Utara

DermagaRabu, 6 September 2017
Sejumlah-petugas-SAR-Manado-mengisi-bahan-bakar-minyak-di-perahu-cepat-di-depan-selat-Lembeh-Kota-Bitung-sebelum-melakukan-pencarian-terhadap-nelayan-yang-masih-hilang.-Foto.-Jeffry

MANADO (BeritaTrans.com) – KM Solagratia bermuatan kayu rumah panggung yang berangkat dari Desa Serey menuju pulau Gangga, Sulawesi Utara, dilaporkan hilang pada Selasa (5/9/2017).

Kantor SAR Manado melaporkan, pada pukul 17.00 Wita warga Desa Serey memberi informasi kepada KN Singa Laut bahwa ada kapal tenggelam KM Solagratia bermuatan kayu di perairan Serey-Gangga, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Menindaklanjuti laporan itu, pukul 17.05 anggota KN Singa Laut menurunkan sekoci karet untuk melakukan pencarian KM Solagratia yang tenggelam.

Setelah sekoci beserta anggota KN Singa Laut melakukan pencarian ditemukan 1 jenazah laki-laki atas nama Didik Ngala asal Woloan Tomohon. Kemudian, anggota KN Singa Laut melakukan evakuasi jenazah tersebut ke sekoci.

Adapun penumpang kapal sebanyak 13 orang. 11 orang dilaporkan selamat, 1 orang meninggal dan 1 hilang. Nama-nama korban yang selamat di antaranya Rendi Sidin, Yance Potoan, Meikel Konyonyian, Joni Rauf, Fani Wetik, Dami Wengkang, Des Motulo, Joni Motulo, Yosep Pantalo, Alfred Lahu dan Den Kuda.

Sedangkan yang meninggal Didik Ngala, sementara korban hilang Refli Tulung masih dalam pencarian.

“Untuk korban keseluruhan yang selamat semua berada di Pulau Gangga. Untuk korban meninggal telah dibawa ke Puskesmas Mubune untuk indentifikasi,” kata Kepala Kantor Basarnas Manado Budi Cahyadi kata Kepala Kantor Basarnas Manado Budi Cahyadi, sepetti dikutip sindonews.com, Rabu pagi (6/9/2017).

Usai subuh pukul 05.00 Wita, tim dari Basarnas kembali melanjutkan pencarian satu korban yang hilang.

“Kami sampaikan bahwa tim dari Basarnas terdiri dari 1 unit KN Bimasena dan 1 unit perahu Karet bergerak ke lokasi pencarian bergabung bersama tim SAR gabungan yang lebih dahulu berada di lokasi,” kata Budi Cahyadi.

(lia).