Angkasa Pura 2

Menteri PPPA Yohana S.Yambise Surprise dan Bangga Bersama ILS Sukses Gelar Acara di KM Umsini

Dermaga Figur SDMSabtu, 9 September 2017
IMG-20170909-WA0064

IMG-20170909-WA0069

SURABAYA (Beritatrans.com) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Prof.Dr. Yohana Susana Yambise atau Mama Yo mengaku surprise dan bangga sukses menggelar acara seminar di atas kapal KM Umsini.  Acara berlangsung meriah dan lancar dari awal sampai akhir.

“Saya sangat suprise dan bangga. KM Umsini menjadi saksi sejarah  dan mampu memfasilitasi para pekerja perempuan di sektor transportasi  dengan Menteri PPPA. Seminar dan pertemuan di KM Umsini ini mampu menghasilkan Deklarasi Perempuan Menolak Diskriminasi dan Kekerasan Pada Pekerja Perempuan,” kata Mama Yo saat menutup seminar nasional yang diinisiasi oleh Indonesia Lady  Seafarers (ILS)  di Surabaya, kemarin.

ILS dan kitra-mitranya kaum perempuan pekerja transportasi  baik  matra darat, udara dan kereta api, menurut Mama Yo telah membahas  dan merumuskan beberapa point penting untuk kemajuan dan kejayaan kaum perempuan Indonesia di masa mendatang.

IMG-20170909-WA0066

Dikatakan Mama Yo, KM Umsini adalah kapal bersejarah dan mempunyai kesan tersendiri khususnya bagi orang-orang Indonesia timur. “Saat mahasiswa tahun 1983, saya  juga menggunakan KM Umsini untuk bepergian ke berbagai daerah di Papua,” jelas Guru Besar  Universitas Cendrawasih   (Uncen) Jayapura, Papua itu.

Saat itu, lanjut dia, naik KM Umsini begitu nikmat dan merakyat. Saya bisa keliling kemana-mana dan bisa makan bersama penumpang kapal lainnya. “Sayang, karena aturan keprotokolan sekarang hal itu sulit aku lakukan meski naik KM Umsini milik PT Pelni tersebut,” terang Mama Yo.

Dia menambahkan, KM Umsini berserta seluruh crew, pengurus dan anggota ILS serta aktivis perempuan Indonesia berhasil membahas dan memformulasikan point penting untuk membangun dan memberdayakan kaum pekerja perempuan di Tanah Air.

IMG-20170907-WA0109

Akan Gelar Rakernas di Kapal

Mama Yo pun mengusulkan, ke depan Kementerian PPPA akan menggelar Rakernas di atas kapal Pelni lagi. “Kita akan gelar Rakernas di atas kapal dengan peserta sampai 500 orang lebih. Oleh karena itu, kalau bisa cari kapal yang lebih besar dan mampu menampung peserta yang lebih banyak lagi.

“Kita akan  gelar Rakernas di kapal tahun 2018 mendatang. Kita akan naik dari Makassar Sulawesi Selatan kemudian berlayar ke Balikpapan. Dengan menggelar Rakernas di kapal akan lebih efektif dan peserta akan sulit membolos apalagi meninggalkan kapal,” papar Mama Yo lagi.

Program Kementerian PPPA yang paling dekat, tambah dia, adalah Perayaan Hari Ibu tanggal 22 Desember 2017 yang akan dilaksanakan di Jayapura, Papua. “Kalau nanti bisa dilaksanakan di atas kapal tentu akan lebih baik,” tandas Mama Yo.

IMG-20170909-WA0070

Plt. Dirut PT Pelni Harry Boediarto mengatakan pihaknya siap melayani penyelenggaraan acara seperti seminar, simposium, bahkan paket wisata di atas kapal.

“Sebelum seminar nasional yang digelar ILS  dan Kementerian PPA ada beberapa event yang digelar di atas kapal Pelni,” katanya menjawab Beritatrans.com, kemarin.

Menteri BUMN Rini M. Soemarno  juga pernah  menggelar acara di kapal dalam pelayaran dari Tanjung Priok menuju Batam, Kepulauan Riau. Pemprov Maluku Utara, tambah Harry, juga menggelar Musrenbang di atas kapal Pelni.

“Manajemen Pelni dan seluruh crew di darat dan  di kapal siap melayani dan memfasilitasi penyelenggaraan acara di atas kapal.  Crew profesional, ruangan cukup dan menu makanan bisa dipilih sesuai selera dan kemauan,” tegas Harry.(helmi)