Angkasa Pura 2

Hidupkan Merpati, Kementerian BUMN Cari Investor Baru Sebelum Minta Persetujuan DPR

KokpitSelasa, 12 September 2017
merpati130308c

JAKARTA (Beritatrans.com) – Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius Kiik Ro mengaku, saat ini sudah ada beberapa investor yang berminat menghidupkan PT Merpati Nusantara Airlines (MNA).

Namun, perlu dikaji lebih lanjut mengenai keseriusan calon investor tersebut. “Bisnis airlines itu tidak mudah, ada tetapi kita mencari yang benar-benar serius,” ujar  Aloy di  Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (9/12/2017).

Pada saat sekarang, lanjut dia, memang sudah ada minat satu dua tetapi kita harus lihat dulu untuk mendapatkan yang firm.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mencari investor baru, untuk kembali menerbangkan maskapai PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Setelah ada investor yang cocok.

Seperti dilansir laman detik.com, Kementerian BUMN akan melaporkan ke DPR untuk bisa beroperasi kembali. Karena MNA adalah BUMN maka harus mendapat persetujuan DPR sebagai wakil rakyat Indonesia.

MNA Pernah Jaya

Sebelum era liberalisasi penerbangan dibawal tahin 2000 an, MNA merupakan salah satu maskapai nasional yang cukup disegani. Armada pesawatnya banyak dan rutenya cukup banyak hampir seluruh wilayah Indonesia ada.

“Kita sudah memasuki ke era mencari investor, baru kemudian kita ke DPR kalau memang diperlukan untuk mendapatkan persetujuan privatisasi,” tutur Aloy lagi.

Saat ini, dua anak usaha Merpati masih beroperasi, yaitu PT Merpati Maintenance Facilities (MMF) dan Merpati Training Center (MTC). Selain itu, pembayaran hak-hak pegawai eks Merpati juga sudah disepakati meskipun tidak 100%.

“Yang jelas 98% dari karyawan sudah disepakati penyelesaian hak-hak mereka sehingga kita bisa stop bleeding. Kalau itu dibiarkan, akan bergulung terus, tanpa kita memperhatikan hak mereka. Pembayaran tidak 100% tetapi kita sudah mendapatkan kesepakatan dengan pekerjanya,” tandas Aloy. (helmi)