Angkasa Pura 2

Pelni Alihkan Trayek KM Sirimau ke NTT – Papua

DermagaSelasa, 12 September 2017
KM Sirimau

JAKARTA (beritatrans.com) – PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengubah rute pelayaran KM Sirimau untuk melayani trayek NTT – Papua.

Demikian keterangan tertulis yang diterima beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans di Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Trayek kapal tipe 1000 pax buatan Jerman ini semula berlayar dari Surabaya-Sampit-Surabaya-Batu Licin, menghubungan Jawa ke Kalimantan atau sebaliknya. Makasar, Sulawesi Selatan ke Bima NTB) -Labuan Bajo-Larantuka-Kupang-. Kalabahi Nusa Tenggara Timur (NTT) Saumlaki-Tual-Dobo, Provinsi Ambon ke Timika-Agats-Merauke Papua Barat PP.

Trayek baru KM. Sirimau berangkat dari Nabire-Manokwari (Papua) menuju ke Sorong (Papua Barat). Kemudian Ambon (Maluku) dan ke Wanci-Baubau (Sulawesi Tenggara) ke Maumere-Lewoleba-Kupang-Kalabahi (NTT) dan ke Saumlaki PP.

“Dengan perubahan trayek KM. Sirimau akan tercipta konektivtas baru dan diharapkan dapat menggerakkan ekonomi di Papua, Papua Barat dan NTT,” kata Manager PR dan CSR PT. Pelni Akhmad Sujadi.

Trayek baru KM. Sirimau dengan waktu pelayaran 28 hari dalam satu voyage ini menempuh jarak 6.194 mile, lebih jauh 56 mile dibanding rute sebelumnya 6.138 mile.

Untuk mengisi rute yang ditinggalkan KM. Sirimau khususnya rute Surabaya-Merauke PT. Pelni mengoperasikan KM. Leuser sebagai alternatif Surabaya-Merauke. Sedangkan trayek ke Batulicin akan dilayani kapal tipe 500 pax, KM. Wilis. (aliy)