Angkasa Pura 2

Angkasa Pura II Beli Saham BIJB

BandaraRabu, 13 September 2017
MoU

TANGERANG (BeritaTrans.com) – PT Angkasa Pura II (Persero) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) pembelian saham di PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dan perwakilan pemilik saham PT BIJB saat ini yaitu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Direktur Utama PT Jasa Sarana Mulyadi.

MoU juga ditandatangani oleh Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra dan Direktur Utama PT Danareksa Investment Prihatmo Hari Mulyanto.

“AP II dan Danareksa akan membeli atau menyerap saham portepel (saham dalam simpanan) yang dikeluarkan PT BIJB,” jelas Awaluddin di Tangerang, Selasa (12/9/2017) malam.

Bila mencapai kesepakatan, nantinya pemegang saham di PT BIJB adalah Pemprov Jabar, PT Jasa Sarana, AP II, dan Danareksa.

“Proses due diligence dalam rangka pembelian saham BIJB akan kami lakukan paling lambat hingga Oktober 2017, sehingga penyerapan saham portepel tersebut dapat dilakukan selambat-lambatnya pada November 2017,” ungkap dia.

Besaran porsi saham AP II di PT BIJB akan dirumuskan berdasarkan proses due diligence. Pembelian saham di PT BIJB oleh AP II dipastikan. tidak akan membuat porsi saham Pemprov Jabar dan PT Jasa Sarana berkurang, karena yang dibeli adalah saham portepel.

“AP II berminat menjadi salah satu pemegang saham di BIJB karena bandara ini sangat strategis sehingga perusahaan dapat ikut berperan dalam mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di Indonesia khususnya Jawa Barat,” tuturnya.

Ditambahkan Awaluddin, tujuan penerbitan saham portepel BIJB ini, tak lain adalah guna memenuhi kebutuhan pembangunan dan operasional bandara.

Adapun pada kesempatan yang sama, AP II dan Pemprov Jabar serta PT BIJB juga menandatangani MoU tentang rencana kerjasama pengoperasian BIJB. Melalui MoU yang dilakukan ini, maka seluruh pihak memulai tahap awal sebelum nantinya pengoperasian BIJB akan dilakukan oleh AP II.

“AP II akan mengoperasikan aset sisi darat dari BIJB termasuk terkait dengan Pelayanan Jasa Kebandarudaraan dan Pelayanan Jasa Terkait Bandara. Pada intinya, operasional BIJB oleh AP II diantaranya adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah setempat,” kata Awal. (omy)