Angkasa Pura 2

Trayek T-5 Tol Laut Dievaluasi Performanya

DermagaRabu, 13 September 2017
IMG-20170913-WA0061

SANGIHE (BeritaTrans.com) – Trayek T-5 Tol laut di Pelabuhan Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara yang berbatasan langsung dengan Negara Filipina, dievaluasi performanya oleh Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) bertujuan mendapatkan masukan langsung dari daerah dan masyarakat serta para pengguna tentang ketepatan waktu jadwal kapal dan berbagai masalah yang timbul di trayek tersebut yang nantinya akan menjadi bahan perbaikan di tahun 2018.

“Tujuan lain dari kegiatan monev ini adalah sebagai salah satu upaya mewujudkan Rumah Kita di Tahuna sehingga kegiatan ini ikut menggandeng BUMN yang bertanggungjawab terhadap pelaksanaan Rumah Kita di Tahuna yaitu PT. Pelindo II dalam hal ini PT Multi Terminal Indonesia (MTI) serta BUMN pemasok logistik antara lain PT. Semen Indonesia dan PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI),” urai Kepala Sub Direktorat Angkutan Laut Dalam Negeri Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko di Sangihe, Rabu (13/9/2017).

Setelah dievaluasi, selama ini mayoritas yang menggunakan ruang muat di T5 masih pengusaha lokal belum BUMN, padahal Menteri Perhubungan menginginkan BUMN bisa lebih mengoptimalkan pengiriman barang kebutuhan pokok melaui tol laut.

Rute trayek T-5 Tol Laut meliputi Tanjung Perak-Tahuna-Lirung-Morotai-Lirung-Tahuna-Tanjung Perak dengan menggunakan Kapal Container Caraka Jaya Niaga III-2 yang dioperasikan PT. Pelni.

“Dalam kunjungan tersebut kami juga melakukan penelitian harga di tingkat distributor sampai dengan pengecer dan menjajaki kerjasama pemanfaatan gudang Pelabuhan Tahuna yg dikelola oleh Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) sebagai gudang Rumah Kita,” kata Wisnu. (omy)