Angkasa Pura 2

BP3 Banyuwangi Bekali Para Pilot Dengan Kemampuan Teknis Sesuai CASR Serta Budaya Osing

SDMMinggu, 17 September 2017
Lima Pilot Putra Pemkot SBY

Budaya Osing banyuwangi-1

JAKARTA (Beritatrans.com) – Lima pemuda asal Kota Surabaya yang mendapatkan beasiswa dari Dinas Sosial Surabaya di Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (BP3) Banyuwangi berhasil menyelesaikan program pendidikan calon penerbangan dengan baik.

Mereka berhasil menempuh program pendidikan dan pelatihan (diklat) yang sesuai dengan standart Civil Aviation Safety Regulation (CASR). Selain itu juga dibekali dan diperkaya dengan Budaya Osing, salah satu suku local Banyuwangi.

“Sikap mereka sudah terstandarkan dengan tingkat uji prima, profesional dan etika yg baik. Secara profesional kompetensi mereka PPL-CPL-IR liecense yang berlaku secara Internasional yang diakui ICAO (Organisasi penerbangan sipil internasional),” kata Kepala BP3 Banyuwangi Afen Sena, SE, M.Si saat dikonfirmasi Beritatrans.com, Minggu (17/9/2017).

Sebanyak lima alumni BP3 Banyuwangi kembali disekolahkan oleh Citilink, membuat bangga sekolah pilot yang ada di Komplek Bandara Blimbingsari, Desa/Kecamatan Blimbingsari, ini.

Kelima putra Surabaya yang sudah lulus sebagai pilot dari BP3 Banyuwangi itu adalah, Rizal Awalludin Adiansyah, Adyatma Kusuma Wijaya, Muhammad Iqbal Muttaqin, Mochammad Syaifudin dan Muhammad Salman Alfarisy digodok dengan ilmu dasar penerbangan.

Mereka telah punya kualifikasi menerbangkan pesawat TB 10 Tobago dan Cesna 172 SP. Tak hanya itu mereka juga sebelumnya berlatih dengan simulator berjenis Red Bird FMX.

“Tak hanya ilmu penerbangan, mereka lulusan angkatan ke 8 ini juga diberikan pendidikan kultural Budaya Osing Banyuwangi melalui pendidikan ekstrakurikuler kesenian sebagai bagian dari pendidikan karakter,” ucap Afen seperti dilansir laman detik.com.

Terwujudnya impian pemuda dari warga Surabaya yang kurang mampu ini, menurut Afen adalah buah perjuangan semua unsur dalam membuktikan kepada masyarakat jika program Nawacita benar-benar ada di tengah tengah masyarakat.

“Semoga kerjasama yang dibangun selama ini akan semakin menguatkan komitmen pemenuhan pilot profesional dalam mengisi kebutuhan pilot pada industri penerbangan nasional,” tandas Afen lagi.(helmi)