Angkasa Pura 2

Layani Penerbangan Medan-Yogyakarta, Citilink Perluas Konektivitas dan Wisata Budaya Nusantara

Bandara Destinasi KokpitKamis, 21 September 2017
Citilink halimm

MEDAN (Beritatrans.com) – Maskapai Citilink Indonesia kembali memperluas dan memperkuat konektivitas nusantara dengan menghubungkan dua kota destinasi wisata dan bisnis yaitu Yogyakarta dan Medan sebagai langkah mempermudah akses konektivitas nusantara. Penerbangan perdana dimulai Rabu (20/9/2017) atau sehari menjelang libur panjang Tahun Baru 1439 H.

“Hadirnya Citilink Indonesia yang menghubungkan Yogyakarta dan Medan diharapkan mampu mendongkrak jumlah wisatawan di kedua destinasi selain mengakselerasi pertumbuhan bisnis di Indonesia. Kekayaan budaya serta kualitas pendidikan yang baik kedua kota tersebut dipercaya dapat menarik perhatian para wisatawan mancanegara,” kata Direktur Niaga Citilink Indonesia Andy Adrian di Medan, Rabu (20/9/2019).

Saat ini sektor pariwisata Indonesia telah berkembang dan menjadi semakin diperhitungkan di kawasan Asia Pasifik seiring dengan bertumbuhnya akses dan konektivitas di nusantara, terlebih lagi dengan banyaknya rute-rute penerbangan yang menghubungkan seluruh kepulauan Indonesia.

Lebih lanjut, Andy mengatakan Sumatera Utara dan Yogyakarta merupakan dua kota yang berpotensi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara Indonesia. Sebagai salah satu pusat perekonomian, Yogyakarta dipercaya dapat meningkatkan kualitas pariwisata dan pendidikan. Sedangkan, Medan terkenal akan legenda dan juga kuliner khasnya.

Medan dan Provinsi Sumatera Utara pada umumnya dikenal sebagai salah satu pusat perekonomian terbesar di Indonesia khusus Sumatera sekaligus pintu gerbang perdagangan di wilayah Indonesia Barat dengan tingkat pertumbuhan ekonomi menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 5,18 persen pada tahun 2016.

Sumatera juga dikenal dengan budaya Batak-nya yang sangat kental sehingga menjadi daya tarik tersendiri baik bagi wisatawan nusantara dan mancanegara, terlebih dengan keindahan alam Danau Toba yang kini sedang berjuang memperoleh status sebagai Global Geopark dari UNESCO.

“Yogyakarta merupakan salah satu destinasi yang penting dalam peta pariwisata nasional dan kini masuk dalam sepuluh destinasi wisata prioritas sehingga penerbangan langsung ini dapat mempercepat realisasi target pemerintah dan diharapkan menjadikan Yogyakarta sebagai kontributor utama dalam pencapaian target tersebut,” tandas Andy.(helmi