Angkasa Pura 2

Mamuju Gelar Pekan Nasional Keselamatan Jalan ke-11 tahun 2017

KoridorJumat, 22 September 2017
IMG-20170921-WA0025

IMG-20170921-WA0024

MAMUJU (BeritaTrans.com) – Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Pekan Nasional Keselamatan Jalan ke-11. Pelaksanaan ini, sebagai tindaklanjut dari seruan PBB melalui resolusi PBB No 60/5 pada 20 Oktober 2005 tetang Improving Global Road Safety atas keprihatinan atas tingginya korban kecelakaan lalu lintas.

“Data dunia menunjukkan sekitar 1,25 Juta orang meninggal akibat laka lantas, atau sekitar 3-4 orang per menit meninggal akibat kecelakaan lalu lintas dan rata rata korban laka lantas adalah usia muda sekitar 15 – 29 Tahun dan sekitar 49 % korban meninggal dunia adalah pejalan kaki dan pengendara sepeda motor,” jelas Kepala Balai Transportasi Darat wilayah XIX Benny Nurdin Yusuf kepada BeritaTrans.com, Jumat (22/9/2017).

Mendasari hal tersebut dan atas dukungan dan kerjasama Direkotrat Jenderal Perhubungan Darat bersama Pemerintah Daerah Provinsi Sulbar menggelar aksi tersebut.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan besok (23/9/2017),” ungkapnya.

Sosialisasinya, tutur dia, sudah dilakukan sejak 18 September 2017 ke sekolah-sekolah di Sulbar. Kegiatan ini juga menjadi simbol lahirnya gerakan peduli keselamatan jalan dengan target tahun 2020 dapat menurunkan korban laka lantas sebesar 50%.

Mengusung tema #Sayangi jiwa#Kurangi Kecepatan, dimaksuskan agar seluruh pengguna jalan berkomitmen untuk menurunkan kecepatan guna menghindari tingginya korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

“Hadirnya BPTD di SulSelbar diharapkan bisa lebih medorong pencapaian target dari Program pemerintah di bidang keselamatan jalan,” tutur Benny.

Pihaknya juga berharap, dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki Kemhub, pemangku kepentingan seperti BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta lainnya dapat mengambil peran dan bekerjasama untuk melakukan kegiatan serupa di berbagai daerah kabupaten/kota di provinsi Sulselbar melalui dana CSR.

“Ini sangat penting mengingat keselamatan jalan adalah tanggung jawab kita semua, sehingga peran serta seluruh stakeholder sangat dibutuhkan untuk mensukseskan program pemerintah Dekade Aksi Keselamatan Jalan 2011 – 2020,” tutup Benny. (omy)