Angkasa Pura 2

Tugas Swasta pada Operasional Jembatan Timbang 3 Bulan

KoridorJumat, 22 September 2017
IMG-20170922-WA0060

MEDAN (BeritaTrans.com) – Peningkatan pelayanan di Unit Pelayanan Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang merupakan salah satu fokus Kementerian Perhubungan saat ini.

Demikian disampaikan Kasubdit Pengendalian Keselamatan Solihin Purwantara yang mewakili Plt Direktur Pembinaan Keselamatan saat menjadi narasumber dalam acara Sosialisasi Pilot Project Pengoperasian UPPKB di Hotel Le Polonia Medan, Jumat (22/9/2017).

“Saat ini kami menggandeng swasta untuk melakukan pengoperasian, pendataan, pengawasan serta analisa selama tiga bulan di tujuh lokasi jembatan timbang proyek percontohan bagi seluruh jembatan timbang yang ada,” ungkap Solihin.

Adapun ketujuh lokasi pelaksanaan proyek percontohan jembatan timbang, tiga jembatan timbang di wilayah Sumatera yakni UPKKB Seumadam, Aceh Tamiang, UPKKB Sarolangun Jambi, dan Senawar Jaya Banyu Asin, Sumatera Selatan. Sedangkan empat di wilayah Jawa, diantaranya UPPKB Losarang (Indramayu, Jawa Barat), UPPKB Wanareja (Cilacap, Jawa Tengah), UPPKB Widang, (Tuban, Jawa Timur), dan UPPKB Widodaren (Ngawi, Jawa Timur).

IMG_20170922_172625

“Proyek percontohan ini diharapkan akan menjadi titik balik pelayanan jembatan timbang yang selama ini kurang efektif, sehingga dapat mendukung program pemerintah dalam peningkatan keselamatan jalan,” tuturnya.

Pihaknya juga berharap dengan efektifnya pengoperasian serta penindakan di jembatan timbang, dapat mengurangi beban jalan yang dibawa kendaraan angkutan barang, sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan akibat kerusakan jalan.

“Terkait penindakan pelanggaran, nantinya tetap ditindaklanjuti oleh PPNS sesuai Surat Keputusan (SK) Nomor 736/AJ.108/DRJD/2017,” kata Solihin. (omy)

loading...