Angkasa Pura 2

Ini Dia Antisipasi Kemhub Bila Terjadi Erupsi Gunung Agung

Bandara Kokpit KoridorSelasa, 26 September 2017
IMG-20170925-WA0054

NUSA DUA (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan telah menyiapkan dua langkah antisipasi jika terjadi erupsi pada Gunung Agung di Bali. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, hal pertama antisipasi yang dilakukan yaitu menyiapkan beberapa bandara untuk mengalihkan penerbangan dari bandara Ngurah Rai ke bandara lain.

“Pertama, kita menyiapkan beberapa bandara untuk divert (mengalihkan) penerbangan jika tidak bisa take off (terbang) atau landing (mendarat) di bandara Ngurah Rai. Beberapa bandara yang kita siapkan diantaranya di Surabaya, Ujung Pandang, Balikpapan, Yogyakarta, Lombok Praya, dan bisa juga ke Jakarta. Serta untuk jam operasional sampai pukul 12 malam, sama seperti bandara Ngurah Rai Bali,” papar Menhub di Nusa Dua, Bali, Selasa (26/9/2017).

Selanjutnya, hal kedua antisipasi yang juga telah disiapkan adalah evakuasi penumpang pesawat udara melalui jalur darat dan laut.

“Bila terjadi suatu kejadian dan pesawat tidak mungkin take off dan landing di Ngurah Rai, maka kita siapkan evakuasi penumpangnya ke kota-kota lain seperti Banyuwangi, Surabaya, Lombok melalui darat (bis) dan laut (kapal),” ungkapnya.

Selain itu, Menhub juga mengadakan rapat dengan stakeholders terkait pengiriman bantuan bila terjadi erupsi Gunung Agung serta memantau Air Traffic Control untuk kegiatan penerbangan di bandara Ngurah Rai Bali.

Dia berharap agar erupsi Gunung Agung tidak memberikan dampak yang besar terutama untuk pariwisata di Bali.

“Saya prihatin atas kejadian ini dan kita doakan tidak ada kejadian yang signifikan. Tapi kita sudah mempersiapkan antisipasi yang memberikan rasa aman bagi semuanya, terutama turis yang masuk atau keluar Bali,” pungkas Menhub. (omy)