Angkasa Pura 2

Sosialisasi Manajemen Keselamatan Jangan Hanya Sebatas Formalitas

Dermaga Emplasemen Kokpit KoridorRabu, 27 September 2017
IMG-20170926-WA0065

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sosialisasi dan penerapan manajemen keselamatan dihatapkan jangan hanya sebatas formalitas (output) saja, namun dapat menjadi substantif (outcome).

Staf Ahli Menteri Perhubungan bidang Logistik, Multimoda, dan Keselamatan Transportasi Cris Kuntadi menyebutkan harus digenjot lebih kuat lagi untuk benar-benar bisa mewujudkan zero accrident dan safety is number one.

“Keselamatan merupakan salah satu faktor penentu kelancaran arus transportasi yang aman, selamat, tertib, dan terpadu,” ujar Cris kepada BeritaTrans.com, Rabu (27/9/2017).

Sistem manajemen transportasi merupakan tata kelola keselamatan yang komprehensif, melalui pengawasan terhadap aspek manajerial keselamatan.

“Ini penting karena jelas alasan utamanya adalah untuk kelancaran penyelenggaraan tiap moda dan dapat menekan kecelakaan,” tuturnya.

Regulator sebagai pengawas kata dia, juga perlu ditingkatkan pengawasannya terhadap seluruh operator, meningkatkan koordinasi, sosialisasi dan integrasi.

“Hal ini dilakukan guna merealisasikan transportasi yang selamat karena keselamatan transportasi bermula dari kesadaran transportasi berkeselamatan,” pungkas Cris. (omy)