Angkasa Pura 2

Beberapa BUMN Transportasi Masih Merugi

Dermaga Ekonomi & Bisnis KokpitThursday, 28 September 2017

JAKARTA (Beritatrans.com) – Sesuai amanat Undang-Undang No.19 Tahun 2003 tentang BUMN disebutkan bahwa fungsi BUMN salah satunya adalah mengejar keuntungan. Sedangkan Menteri BUMN memiliki tugas melakukan pembinaan terhadap BUMN.

Sayang, sampai tahun 2017 ini masih ada 24 BUMN yang mengalami kerugian. Termasuk beberapa BUMN sektor transportasi  dan logistik di Tanah Air. 

Artinya, masih ada yang harus dibenahi dalam pengelolaan BUMN di Tanah Air. Jika tidak, mereka akan membebani negara melalui APBN. 

Jika BUMN rugi, maka negara melalui APBN harus menyuntim dana segara melalui Penyertaan Modal Negara (PMN)  dan akhir membebani rakyat.
 
Data yang dihimpun Beritatrans.com ada 24 BUMN rugi sampai tahun 2017. Mereka itu antara lain:

* PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)

* Perum Bulog

* PT Berdikari (Persero)

* PT Indofarma (Persero) Tbk

* PT Energy Management Indonesia (Persero)

* PT Hotel Indonesia Natour (Persero)

* PT Pos Indonesia (Persero)

* Perum PFN

* PT Aneka Tambang (Persero) Tbk

* PT Balai Pustaka (Persero)

* PT PAL Indonesia (Persero)

* PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero)

* PT Krakatau Steel (Persero) Tbk

* PT Boma Bisma Indra (Persero)

* PT INTI (Persero)

* PT Dirgantara Indonesia (Persero)

* PT Amarta Karya (Persero)

* PT PDI Pulau Batam (Persero)

* Perum Damri

* PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk

* PT Danareksa (Persero)

* PT Pengembangan Armada Niaga Nasional (Persero)

* PT Iglas (Persero)

* PT Istaka Karya (Persero)

Sebelumnya, Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Ferry Juliantoro di Jakarta mengatakan kalau masih ada BUMN yang mengalami kerugian maka ini menandakan ada yang salah.

Saat dikonfirmasi pers, Ferry mengakui memang ada sejumlah BUMN yang memiliki kinerja yang kinclong. Namun semestinya Kementerian BUMN tidak boleh mentolerir adanya BUMN yang rugi. 

Pasalnya, modal BUMN berasal dari penyertaan modal negara yang bersumber dari APBN yang jelas-jelas merupakan uang rakyat.

“BUMN tak boleh rugi. Tapi harus untung sehingga dapat memberikan kontribusi kepada kas negara,” tandas Ferry yang juga kader yant siap maju ke Pilgub di Jateng.(helmi)