Angkasa Pura 2

Pelni, Pos, & SIER Jalin Kerja Sama Pengembangan Logistik

DermagaJumat, 29 September 2017
Kapal-Pelni-2

JAKARTA (beritatrans.com) – PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT. Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dalam bidang pengembangan logistik. Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan oleh Direktur Utama PT. Pelni Insan Purwarisya dan Plh. Direktur Utama PT. SIER Fattah Hidayat.

Selain penandatangan Nota Kesepahaman, Pelni juga melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan PT. Pos Indonesia. Penandatangan PKS PT. Pelni dengan PT. Pos Indoensia dilakukan Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT. PELNI (Persero) Harry Boediarto dan Direktur Jasa Kurir PT. Pos Indonesia (Persero) Agus F. Handoyo di KM. Kelud Jumat (29/9/2017) di Dermaga 106 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Corporate Secretary PT. Pelni Didik Dwi Prasetio mengatakan, penandatangan Nota Kesepahaman dengan PT. SIER diperlukan Pelni dan PT. SIER dalam sinergi BUMN dalam pengembanganan angkutan logistik untuk mendukung Tol Laut. Hampir 80% kapal Tol Laut yang dioperasikan PELNI berangkat dari Tanjung Perak Surabaya menuju ke pulau-pulau terluar di Indonesia Timur. 

“Ada 6 trayek Tol Laut berangkat dari Tanjung Perak. Kami butuh partner dalam pengembangan bisnis perusahaan,”kata Didik.

Sedangkan PKS dengan PT. Pos Indonesia untuk memberikan layanan pengangkutan pos secara menyeluruh kepada PT. Pos Indonesia.PKS ini akan menjadi payung bagi beberapa kerja sama yang telah dan akan berjalan ke depannya. Beberapa kerja sama yang telah dilaksanakan antara lain pengangkutan benda-benda pos di seluruh kapal Pelni di Nusantara.

Adapun beberapa kerja sama yang akan diimplementasikan dalam waktu dekat adalah layanan pelayanan angkutan pos terintegrasi dengan sisitem IT yang sedang dibangun PT. Pelni.

Didik mengatakan, Pelni saat ini sedang mewujudkan efisiensi (single treasury account) dalam pengelolaan keuangan, baik sisi penerimaan maupun pengeluaran. Hal ini perlu dilakukan karena tugas PELNI saat ini tidak hanya mengangkut penumpang saja, tetapi juga mengangkut barang. 

“Pelni mendapatkan tantangan baru untuk mengangkut barang-barang kebutuhan pokok dalam rangka mewujudkan Program Tol Laut. Di sisi lain, Pelni harus tetap memberikan pelayanan transportasi laut kepada para penumpang dan angkutan pos,” tambah Didik. (aliy)

loading...