Angkasa Pura 2

KSOP Pangkalan Balam Diingatkan Agar Tegakkan Aturan dengan Tegas

DermagaSabtu, 30 September 2017
IMG-20170930-WA0005

IMG-20170930-WA0023

BANGKA (BeritaTrans.com) – Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalan Balam, Bangka dingatkan agar menegakkan aturan secara tegas.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Menteri Perhubungan bidang Logistik, Multimoda, dan Keselamatan Transportasi Cris Kuntadi saat kunjungan kerja di pelabuhan Pangkalan Balam, Sabtu (30/9/2017).

Saat memeriksa kapal Roro Star Belitung yang akan berangkat ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, ditemukan standar jarak antarkendaraan di atas kapal tidak terpenuhi, karena terlalu dekat.

“Sesuai peraturan jarak antarkendaraaan 60 cm, tadi juga terlihat kapal roro keluar masuk tidak menggunakan pandu,” tutur Cris kepada BeritaTrans.com.

IMG-20170930-WA0026

Saat memerikasa mobil crane, juga ditemukan informasi bahwa tidak dilakukan dikalibrasi. Hal itu kata dia merupakan tugas KSOP yang belum jalan.

“Kami sudah menegur KSOP untk menegakkan aturan-aturan dan mengenakan sanksi bagi pelanggar,” ujarnya.

Diuraikan Cris, kapal roro tersebut juga kerap mengangkut kendaraan baru (profit) dari Jakarta. Kondisi yang ada (jarak antarmobil, red) dikeluhkan karena saat tiba, mobil dalam keadaan lecet lantaran tersenggol truk dan kendaraan lainnya.

Saat bersamaan, GM PT Pelindo 2, Hambar, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengupayakan kapal khusus untuk angkutan mobil profit tersebut.

IMG-20170930-WA0027

“Sayangnya angkutan balik belum ada. Rencana angkutan balik dengan mengangkut produk-produk asal Bangka yang bisa dibawa dan pasarkan ke Jakarta,” katanya.

Cris menambahkan, keselamatan tetap tak bisa ditawar dan harus diutamakan. Begitu juga keamanan dan kenyamanan pengguna jasa.

“Sehingga harus menjadi perhatian seluruh operator dan pengelola pelabuhan,” pungkas Cris. (omy)

loading...