Angkasa Pura 2

Jumlah Wisman ke Indonesia Sampai Agustus 2017 Mencapai 9.25 Juta Orang

Bandara Destinasi KokpitSenin, 2 Oktober 2017
IMG-20171002-WA0022

JAKARTA (Beritatrans.com) – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia periode  Januari-Agustus 2017 mencapai  9,25 juta orang. Sementara Januari-Agustus 2016 jumlah wisman 7,36 juta, atau secara komulatif daribtahun ke tahun  tumbuh 25,68%

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto di Jakarta, Senin (2/10/2017),  memastikan hingga Agustus 2017 jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia berjumlah 9,25 juta orang atau meningkat 25,68% jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2016.

Kecuk menyebutkan,  sementara jumlah wisman yang datang ke Indonesia dari negara asalnya masih didominasi dari China, Singapura, Malaysia, Australia, dan Jepang.

Per Agustus 2017, total wisman yang datang ke Indonesia mencapai 1,4 juta orang atau naik 1,79% dibandingkan dengan Juli tahun ini yang mencapai 1,38 juta orang.

“Kalau year on year (YoY) naik 36,11%, kita lihat kumulatif jumlah wisman 9,2 juta, mudah-mudahan bulan berikutnya mengalami kenaikan lagi, karena Indonesia kaya akan destinasi,” jelas dia.

Pria yang akrab disapa Kecuk ini menyebutkan, dari 1,4 juta wisatawan mancanegara sekitar 15,83% atau 222.370 orang berasal dari China.

Urutan berikutnya 8,75% atau 122.875 orang dari Singapura, lalu 8,71% atau 122.551 orang dari Malaysia, lalu 8,06% atau 113.235 orang dari Australia, dan 4,90% atau 68.778 orang dari Jepang.

Kecuk juga memaparkan, dari 1,4 juta wisman, terdapat 1,2 juta masuk melalui 19 pintu utama, yang terdiri dari wisman reguler sebanyak 1,1 juta, wisman khusus 25.503 wisman. Kemudian yang datang di luar 19 pintu utama terdapat 200.754 kunjungan, yang berasal dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebanyak 159.357, dan lainnya 41.397 kunjungan.

Tiga Pintu Utama

Data BPS menyebutkan ada tiga bandara utama yang menjadi pintu masuk wisman ke Indonesia. Sedang jalur laut dan darat terutama di wilayah  perbatasan relatif kecil.

“Kalau kunjungan wisman dari 3 pintu utama yaitu Bandara  Ngurah Rai,  Bandara Soetta,  dan Bandara Batam.  Selama Agustus di Ngurah Rai naik dihanding bulan Juli  2017 naik 1,45%,  dibanding Agustus 2016  naik 36,97%. Bandara  Soetta bulan Agustus naik 2,16%,  dan dibandimgkan tahun 2016 naik 3,79%, di Batam tahun ini naik tinggi 20,37%, dan dibandingkan Juli naik 2,29%,” ungkap dia.

Dengan meningkatnya jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia, papar Kecuk, juga berdampak kepada tingkat penghunian kamar (TPK) hotel dengan klasifikasi bintang. Per Agustus 2017 mencapai rata-rata 58% atau naik 2,79 poin dibandingkan dengan TPK Agustus 2016 yang sebesar 55,22%.

“Tingkat penghunian kamar juga naik, TPK pada Agustus 58%, kalau dibandingkan Juli naik 0,48 poin, kita baru cover hotel berbintang, ke depan akan cover semuanya,” tukas Kecuk.(helmi)