Angkasa Pura 2

Aptrindo/ALFI: Larangan Truk Barang Lewat Tol Jajarta – Cikampek Bukan Solusi

Another NewsRabu, 4 Oktober 2017
20160324truk-di-tol-600x400

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Rencana pemerintah melarang angkutan barang melewati Jl Tol Jakarta – Cikampek pada pagi hari pk 06.00 sampai pk 09.00 bukan solusi yang baik untuk mengatasi kemacetan di jalur Tol Jakarta Cikampek.

Pasalnya, kebijakan tersebut akan menyebabkan banyak truk barang tertahan dan menumpuk di jalan jalan menuju gerbang tol Jakarta – Cikampek.

Sementara penerintah belum menyiapkan kantong kantong tempat
parkir bagi truk yang menunggu waktu diijinkan masuk tol.

Hal itu diungkapkan Ketum DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Apterindo) Gemilang Tarigan dan Sekum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Adil Karim dihubungi terpisah, Rabu (4/10/2017).

Tarigan mengatakan angkutan barang umumnya terkait dengan kegiatan produksi industri sehingga larangan operasi truk barang ini dikhawatirkan dapat mengganggu perekonomian.

Tarigan mengatakan dari pada melarang operasi angkutan barang akan lebih baik melarang angkutan pribadi pada saat jam jam sibuk. Kaena angkutan pribadi masih bisa mencari jalan alternatif.

Adil Karim mengatakan larangan operasi angkutan barang pk.06.00-09.00 akan mengganggu kegiatan industri baik dalam melakukan impor maupun ekspor yang pada akhirnya dapat menggangu perekomomian. nasional.

Untuk mengurangi kemacetan di Jl.Tol Jakarta Cikampek , kata Adil Karim, truk barang sebaiknya tetap di berikan satu lajur jalan tol dengan pengawasan ketat. Artinya kalau truk barang memakai jalan lebih dari satu lajur langsung ditilang.

Kapan pemerintah menerapkan larangan angkutan barang pk.0.6.00 sampai.pk.09.00 di Tol Jakarta – Cikampek masih belum jelas.

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek bersama berbagai pihak terkait termasuk asosiasi Aptrindo akan membahas masalah tersebut Kamis (5/10/2017). (wilam)