Angkasa Pura 2

BP2IP Barombong Teken Kerjasama Diklat Dengan Enam SMK Pelayaran

SDMKamis, 5 Oktober 2017
Capt. Arifin - Rofik Barombong

Capt Arifin Ka SMK P

MAKASSAR (Beritatrans.com) – Kepala SMK Pelayaran menandatangi nota kesepakatan kerja sama bidang diklat dengan kampus Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong, Sulawesi Selatan. Sedikutnya enam Kepala SMK Pelayaran yang menandatangani nota kerja sama diklat dengan BP2IP Barombong.

BP2IP Barombong sekaligus berperan sebagai pembina kepada enam SMK Pelayaran di wilayah Sulawesi Selatan bahkan ada dua SMK Pelayaran asal Bitung Sulawesi Utara menjalin kerja sama diklat ini.

Dalam kerja sama tersebut, para siswa SMK Pelayaran bisa ikut menggunakan fasilitas diklat kepelautan seperti lab, simulator dan tempat ujian kepelautan sesuai standard IMO di BP2IP Barombong.

Acara penandatanganan MoU BP2IP Barombong dengan Kepala SMK Pelayaran disaksikan Kapusbang SDM Perhubungan Laut Capt. Arifin Soenardjo, M.Hum. Sementara, seluruh Kepala SMK Pelayaran langsung datang dan menandatangani kesepakatan kerja sama bidang diklat tersebut.

Kepala BP2IP Barombong Dr. Capt. Mashudi Rofik yang dihubungi Beritatrans.com di Jakarta, kemarin membenarkan kerja sama diklat dengan para Kepala SMK Pelayaran tersebut.

Data yang dihimpun Beritatrrans.com dari BP2IP Barombong menyebutkan, Kepala SMK Pelayaran yang menandatangani kerja sama diklat itu adalah SMK Pelayaran Bitung, SMK Bakti Bahari Bitung, SMK Pelayaran Jeneponto, SMK Pelayaran Pare-Pare, SMK Pelayaran 126 dan SMK Pelayaran Makassar.

“Nanti siswa SMK Pelayaran tersebut bisa ikut memanfaatkan fasilitas diklat kepelautan seperti lab, simulator dan lain di kampus BP2IP Barombong,” kata Capt. Rofik.

Selain itu, lanjut dia, para siswa SMK Pelayaran bisa ikut ujian kompetensi kepelautan di BP2IP Barombong. Seperti diketahui, ujian kepelautan harus sesuai dengan standar dan ketentuan IMO Models Course.

Melalui kerja sama dengan BP2IP Barombong ini, tambah Capt. Rofik nanti para siswa lulusan SMK Pelayaran di Makassar dan sekitarnya akan diakui dan diterima bekerja di atas kapal sesuai kompetensi mereka.(helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari