Angkasa Pura 2

Pelni Angkut Perdana LPG ke Natuna

DermagaSelasa, 10 Oktober 2017
IMG-20171010-WA0027

JAKARTA (beritatrans.com) – PT Pelni (Persero) mengapalkan perdana angkutan LPG ukuran 12 kg milik Pertamina ke Kepulauan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau dengan kapal Tol Laut KM. Caraka Jaya Niaga (CJN) III/4 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (10/10/2017) sore.

Corporate Secretary PT Pelni (Persero) Didik Dwi Prasetio mengatakan pengapalan perdana angkutan LPG telah melalui proses panjang untuk memenuhi kebutuhan gas di Provinsi Kepulauan Riau khususnya untuk Kabupaten Kepulauan Anambas dan Natuna.

Sebelum mengangkut LPG Pelni mengajukan surat sertifikasi dan rekomendasi dari Kementerian Perhubungan dan merancang kemasan agar angkutan LPG aman dan menjamin keselamatan pelayaran.

“Sebagai perusahaan pelayaran negara yang dipercaya Pemerintah untuk mengoperasikan kapal Tol Laut, kapal ternak, dan kapal perintis, kami ingin terus menambah kompetensi dan menjalankan misi pemerintah sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, khususnya masyarakat yang tinggal di pulau terpencil, terdepan dan terluar,” ujar Didik Dwi Prasetio.

Kapal Tol Laut merupakan armada yang dioperasikan PT Pelni (Persero) sebagai bagian dari Program Tol Laut yang menjadi bagian dari program Nawacita Presiden Joko Widodo. Program Tol Laut bertujuan untuk pemertaan pembangunan, mengurangi disparitas harga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah di luar Pulau Jawa di daerah terpencil.

Salah satu konstribusi positif Program Tol Laut adalah dengan dipasoknya tabung gas untuk masyarakat di Kepulauan Natuna. KM Caraka Jaya Niaga III/4, memuat 600 tabung gas ukuran 12 kg dengan tujuan Natuna, Kepulauan Riau. KM CJN III/4 akan berlayar menuju Natuna pukul 16.00 WIB dari Pelabuhan Tanjung Priok

“Selama ini masyarakat di Kepulauan Natuna sulit memperoleh pasokan tabung gas produksi nasional, sehingga terpaksa membeli produk tabung gas dari negara tetangga. Dengan pengiriman pertama ini, semoga masyarakat Natuna mendapatkan manfaat nyata untuk kebutuhan sehari-hari mereka,” tutur Didik Dwi Prasetio.(aliy)

loading...