Angkasa Pura 2

Direktur Kenavigasian Luncurkan Kapal Kelas I KN Yefyus

DermagaKamis, 12 Oktober 2017
2017-10-12 15.48.23

2017-10-12 16.45.40

BATAM (BeritaTrans.com) – Direktur Kenavigasian Ditjen Perhubungan Laut I Nyoman Sukayadnya meluncurkan kapal KN Yefyus dari galangan Palindo Marine, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (12/11/2017).

Peluncuran disaksikan Inspektur IV Itjen Kementerian Perhubungan Imam Hambali, Kepala Distrik Navigasi Sorong Jamin Hasibuan dan pejabat Ditjen Perhubungan Laut lainnya.

Imam Hambali, yang hadir sebagai pihak yang mengawasi pembangunan kapal itu, bahkan didaulat untuk berdoa dalam acara tersebut.

2017-10-12 15.16.54

Pelaksanaan peluncuran satu unit Kapal Kelas I Kenavigasian ini menurut Direktur Kenavigasian Ditjen Perhubungan Laut I Nyoman Sukayadnya, merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kontrak pembangunan Kapal Kelas I Kenavigasian Tahap III Paket A (tiga unit) senilai Rp 370.950.000.000 sekitar satu tahun lalu.

“Ini merupakan salah satu tahapan penting dari serangkaian pembangunan kapal kenavigasian yang dibangun oleh Galangan Kapal PT Palindo Marine,” ungkap Nyoman.

Penyelenggaraan kenavigasian pelayaran yang baik, kata Nyoman, merupakan faktor yang sangat vital dibutuhkan demi menunjang kelancaran transportasi laut.

Oleh karena itu pelaksanaannya harus didukung dengan kecukupan sarana dan prasarana kenavigasian, tak terkecuali dengan menyediakan armada Kapal Negara Kenavigasian yang andal.

Dengan meluncurkan kapal dari galangan ke kolam, berarti tidak lama lagi kapal dapat beroperasi secara penuh dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam mendukung tugas kenavigasian pada wilayah kerja Distrik Navigasi Sorong.

“Kami memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Direktorat Kenavigasian dan PT Palindo Marine yang telah mempersiapkan acara peluncuran Kapal Pengamat Perambuan ini dengan baik dan lancar. Kita patut berbangga karena kebutuhan akan kapal di Indonesia bisa dipenuhi oleh industri dalam negeri, termasuk dengan kapal-kapal yang diproduksi di Batam,” papar Nyoman.

Pihaknya yakin apa yang telah dibuat, memenuhi standar yang telah ditentukan dan tak kalah dengan kapal buatan negara lain. Hal ini menunjukkan bahwa industri galangan kapal dalam negeri akan terus berkembang dan bersaing karena ke depannya Indonesia masih banyak memerlukan kapal-kapal yang akan semakin memperkuat armada laut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami juga berpesan kepada Galangan Kapal Palindo Marine, untuk tetap mengutamakan profesionalitas dan kualitas dalam mengerjakan setiap unit kapal tanpa mengurangi aspek keselamatan dan keamanan kapal itu sendiri,” tuturnya.

Selain satu unit Kapal Kelas I Kenavigasian ini, masih terdapat beberapa kapal negara lainnya yang dalam proses pembangunan di beberapa galangan kapal.

Diharapkan, seluruh kegiatan pembangunan kapal yang dilakukan Kemenhub dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sesuai perjanjian yang telah disepakati bersama.

“Semoga pembangunan Kapal Kelas I Kenavigasian ini dapat memberikan manfaat yang besar dalam mewujudkan keselamatan dan keamanan pelayaran di seluruh perairan Indonesia,” pungkas Nyoman. (dien).