Angkasa Pura 2

Cris Kuntadi Ajak Mengubah Hal Biasa Menjadi Luar Biasa

FigurMinggu, 15 Oktober 2017
IMG-20171015-WA0041

IMG-20171015-WA0042

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Staf Ahli Menteri Perhubungan bidang Logistik Multimoda dan Keselamatan, Cris Kuntadi mengajak mengubah hal biasa menjadi luar biasa dalam kepemimpinan.

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Aspiring Professional Accountant Festival (APAFest) 2017 yang diselenggarakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) di Bursa Efek (BEI) jakarta selatan yang bertemakan XL: Bagaimana Menjadi Pemimpin yang Sukses.

“Apa yang saya paparkan, tertuang juga dalam buku kedua saya, “Excelent Leadership” (XL) yang konsepnya bagaimana melaksanakan pekerjaan dengan cara tidak biasa,” ujar Cris kepada BeritaTrans.com, Ahad (15/10/2017).

Dalam Buku XL juga terdapat testimoni atau endorcement dari 44 tokoh terkemuka, salah satunya adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

“Menjadi seorang Excelent Leadership, kompetisi pemimpin yang dibutuhkan seperti gunung es yang mana bagian atas terlihat berukuran kecil dan bagian bawah yang tidak terlihat justru berukuran lebih besar,” ungkapnya memberi permisalan.

Es yang terlihat adalah hardskill (sesuatu yang nampak) contohnya seperti peringkat, nilai IPK dan lain sebagainya. Hardskill yang dibutuhkan yaitu pendidikan formal, dimana kita jangan pernah merasa cukup dengan pendidikan yang biasa.

IMG-20171015-WA0043

Namun kejar pendidikan yang setinggi-tingginya, menguasai kemampuan dan selalu belajar dengan mengambil sertifikasi, dan kuasai bahasa yang bagus.

Selanjutnya, kata dia, lebih besar yakni softskill atau unity, kemampuan, personality track, dan karakter. Salah satu contoh yaitu alat komunikasi seperti gadget.

“Pada saat di angkutan umum yang ramai, kita disibukkan dengan gadget, menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh. Padahal orang di sekitar kita berhak kita sapa. Ini yang harus menjadi salah satu kemampuan seseorang excelent leadership yaitu berkomunikasi yang baik dan dapat menggali informasi dengan cermat, di mana dan kapan pun,” urai Cris.

Hakikat excelent leadership yaitu berfikir strategis dengan berfikir lebih cepat, lebih baik dan lebih bijak. Selain itu dengan cara selalu menjaga integritas dan juga harus menjadi agen perubahan.

Agen perubahan menurutnya, bukan dominasi pemimpin tetapi dari staf terendah pun bisa menjadi agen perubahan. Jangan menunggu orang lain menyelesaikan permasalahan anda, tetapi mari kita selesaikan permasalahan anda, karena selesainya permasalahan anda maka selesai juga permasalahan orang lain yang turut dalam permasalahan tersebut.

“Terakhir namun tak kalah penting adalah perspektif yang luas. Pemimpin jngan hanya excelent di dunia tetapi juga harus excelent di dunia dan di akhirat karena hidup ini sangat singkat, maka, jadilah orang yang bermanfaat,” pungkas Cris. (omy)