Angkasa Pura 2

Nyoman: Sikapi Perubahan Cepat dengan Kerja Fokus dan Serius

DermagaRabu, 18 Oktober 2017
IMG-20171018-WA0003

BANDUNG (beritatrans.com) – Direktur Kenavigasian Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan I Nyoman Sukayadnya meminta agar seluruh insan navigasi menyikapi dinamika perubahan yang cepat dengan kerja yang fokus dan bersungguh-sungguh alias serius.

Hal itu disampaikan Nyoman saat mewakili Plt Direktur Jenderal Perhubungan Laut Bay M Hasani membuka Rapat Kerja Teknis Kenavigasian 2017 di Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/10/2017).

Pada kesempatan yang sama, Nyoman juga menegaskan bahwa penyelenggaraan transportasi laut yang aman dan selamat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang tentang Pelayaran adalah agenda prioritas pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia.

Pemerintah telah melaksanakan berbagai program untuk mempertegas kedaulatan Indonesia di wilayah NKRI, menghadirkan kembali pemerintah di segenap unsur kehidupan berbangsa dan bernegara, serta membangun indonesia hingga ke wilayah-wilayah perbatasan dan terpencil.

Terkait dengan tugas ini, tugas dan tanggung jawab jajaran Direktorat Kenavigasian tentunya akan semakin besar, terutama dalam menjamin tersedianya serta terselenggaranya sarana dan prasarana keselamatan pelayaran, mulai dari penataan alur pelayaran dan sistem perlintasan yang aman dan ekonomis, penyediaan sarana bantu navigasi pelayaran yang cukup dan handal dengan dukungan armada dan pangkalan yang senantiasa beroperasi secara optimal, hingga penyelenggaraan telekomunikasi pelayaran dan komunikasi marabahaya pelayaran, manajemen lalu-lintas kapal, serta long range identification and tracking system (LRIT) sesuai ketentuan internasional yang disahkan oleh International Maritime Organization (IMO).

“Untuk dapat memenuhi tanggung jawab tersebut, mutlak diperlukan dedikasi yang tinggi dari segenap jajaran kenavigasian, baik di kantor pusat maupun di daerah, khususnya di lingkungan instalasi kenavigasian yang tersebar di seluruh Indonesia hingga ke wilayah-wilayah terpencil,” tegas Nyoman.

“Selain itu, peningkatan kemampuan dan pembinaan SDM di bidang Kenavigasian juga sama pentingnya dalam mewujudkan keselamatan pelayaran,” tambah Nyoman.

Nyoman berharap melalui Rapat Koordinasi Kenavigasian Tahun 2017 ini para petugas di jajaran Direktorat Kenavigasian dapat menimba banyak ilmu dan manfaat terkait substansi kenavigasian serta meningkatkan koordinasi di antara petugas kenavigasian sehingga dapat menciptakan sinergi yang utuh dan terpadu di seluruh wilayah tanah air. (aliy)