Angkasa Pura 2

1 Korban Tenggelamnya Kapal Nelayan Menuju Labuan Bajo Ditemukan

DermagaSabtu, 21 Oktober 2017
IMG-20171021-WA0005

IMG-20171021-WA0006

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kepala Bagian Organisasi dan Humas Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Lollan S Panjaitan menyebutkan, satu dari enam korban tenggelamnya kapal nelayan tujuan Labuan Bajo di Pulau Torongkoe kawasan Taman Nasional Komodo berhasil ditemukan kapal Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) hari ini.

“Kapal yang tenggelam pada Rabu (18/10/2017) sore itu telah diketahui tenggelam di perairan dengan titik kordinat 8° 35′ 22” S  119° 29° 33″ U,” jelas Lollan di Jakarta, Sabtu (21/10/2017).

Kapal yang digunakan KPLP merupakan kapal kelas V Labuan Bajo bersama Tim SAR Gabungan, kata dia, melaksanakan penyisiran di sekitar area terjadinya kapal tengelam dan dikarenakan posisi gelombang tinggi kurang lebih 3-4 meter dan cuaca sudah gelap, maka sempat dihentikan.

“Mereka memutuskan untuk mencari tempat yang aman di Kampung Komodo yang jaraknya tidak jauh dari lokasi pencarian,” tutur dia.

IMG-20171021-WA0007

Seperti diketahui, kapal Rajawali yang tenggelam, membawa penumpang terdiri enam orang dan mereka berlindung dengan pelampung pukat.

Kapten kapal Nama Abu lili.Nama kapal Rajawali ( kapal pukat cincin) kapal berangakat dari bima menuju Labuan Bajo.

“Adapun nama nama penumpang korban kapal tenggelam diantaranya Abu Ili( 60), Samsul(35), Boto (14), Ongki, Bule, dan Ahmad,” ungkap lollan.

Kemhub tambah dia mengutamakan keselamatan pelayaran dan dugaan penyebab kapal tenggelam hingga kini masih ditelusuri. (omy)