Angkasa Pura 2

Begini Aksi Menhub Budi Karya dan Pejabat Eselon l Sosialisasi Kebijakan Pengganti PM No.26/2017

Figur KoridorSabtu, 21 Oktober 2017
IMG-20171021-WA0017

DMpy_haVAAAvw96

JAKARTA (Beritatrans.com) – Menteri Perhubungan dan jajaran Eselon I Kementerian Perhubungan (Kemhub) turun langsung melakukan sosisalisasi Peraturan Menteri  (PM) pengganti PM 26 tahun 2017,  Sabtu  (22/10/2017).

Menhub Budi Karya bersama tim turun ke lapangan melakukan  sosialisasi di Kota Pahlawan, Surabaya. Sedang pejabat eselon l  Kemhub lain melakukan aksi serupa di kota lain di Tanah Air.

Sekjen Kemhub Sugihardjo sosialisasi di Semarang, Irjen Kemhub Wahju Satrio Utomo sosialisasi di Bandung dan Kabalitbanghub sosialisasi di Balikpapan Kaltim.

Seperti dilansir akun @kemenhub151 “PM tersebut berisi tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.”

DMpy_hbV4AEvv9J

Termasuk yang diatur dalam PM pengganti PM No.27/2017 ini adalah taksi aplikasi atau daring yang kini masih pro dan kontra di  berbagai daerah.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh stakeholder transportasi darat, pelaku usaha transportasi, pengamat, akademisi, organda dan perusahaan penyedia aplikasi.

DMpy_hcUQAAcru1

Sosialisasi di 7 Kota

Sosialisasi ini dilakukan di 7 kota yaitu Medan, Palembang, Bandung, Balikpapan, Semarang, Surabaya dan Makassar.

Tujuan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, pelaku usaha, pengguna jasa terkait hal-hal yang akan diatur mengenai Angkutan Sewa Khusus.

Beberapa materi yang dibahas pada revisi PM 26/2017 antara lain tarif batas atas dan batas bawah, argometer taksi, wilayah operasi.

Kemudian kuota, persyaratan minimal 5 kendaraan bagi badan usaha, bukti kepemilikan kendaraan, Domisili TNKB, SRUT, Peran Aplikator, Stiker ASK, kewajiban Asuransi, Kewajiban Aplikator dan Sanksi.(helmi)