Angkasa Pura 2

Program Tol Laut di Indonesia Didukung Konsep Rumah Kita

Bandara Dermaga EmplasemenSabtu, 28 Oktober 2017
image4

MAKASSAR (Beritatrans.com) – Keberhasilan program tol laut di Indonesia juga didukung dengan adanya konsep rumah kita. Rumah kita adalah rumah logistik untuk menampung barang-barang dan mendistribusikan secara bertahap ke berbagai wilayah di Indonesia.

“Sedangkan dari sisi kereta api yang ada di Makassar, Parepare ini adalah masterplan kita untuk membuat Trans Sulawesi. Artinya, jalur kereta api dari Makassar sampai ke Manado,” kata Menhub Budi Karya Sumadi usai Dialog di kampus Universitas Hassanudin Makassar, Jumat (27/10/2017).

Ke depan, lnjut dia, Menhub berharap peningkatan terjadi baik di semua sektor baik moda transportasi di laut, darat dan udara.

“Bandar udara kita saat ini terhubung dengan 35 atau 40 bandara internasional. Oleh karenanya kita harus bersaing dengan membuat sentra-sentra pelabuhan yang kuat sehingga ada yang namanya hub, ada satu pelabuhan yang kita andalkan karena tidak semua pelabuhan itu direct call,” ujar Menhub dalam siaran yang diterima beritatrans.com.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengatakan Sulawesi Selatan sebagai centre point di Indonesia.

“Indonesia kita yakini menjadi negara yang kaya yang tidak boleh kalah dengan negara lain terutama di Asia Tenggara. Kalau konektivitas diurus dengan tepat, baik di laut, darat, udara dan pusatnya ada di Makassar, Sulawesi Selatan,” kata Syahrul.

“Jadi mau membuat Indonesia baik jadikan Sulsel sebagai centre point of Indonesia dan kami memang memposisikan propinsi kami sebagai pilar utama dan simpul jejaring network kesejahteraan Indonesia,” jelas Syahrul.

Syahrul yakin dengan kebijakan Pemerintah dalam transportasi laut, nantinya akan ada Makassar New Port yang direncanakan berkapasitas 3 juta TEUs sehingga perekonomian Makassar akan tumbuh besar.

image2

Berikan Helm SNI

Dalam dialog, Menhub juga memberikan helm SNI kepada mahasiswa dan mahasiswi yang ikut berpartisipasi dengan bertanya maupun memberikan saran.

Sebelum menutup dialog, Menhub berpesan kepada mahasiswa untuk terus mempunyai mimpi dan bekerja keras untuk mewujudkannya.

“Seorang negara itu akan maju dimulai dengan mimpi atau ide. Kalau idenya sudah luar biasa, pasti kita akan maju. Mimpilah setinggi-tingginya dan bekerja keras, Insya Allah anda akan bisa sukses,” pungkas Menhub.

Turut hadir dalam dialog tersebut Gubernur Syahrul Yasin Limpo, Rektor Universitas Hasanuddin Dwia Aries Tina Pulubuhu, Effendi Gazali, Civitas Akademika Universitas Hasanuddin.(helmi)

loading...