Angkasa Pura 2

Tiga Direksi BUMN Beri Kuliah Umum di UINSU

SDMSabtu, 28 Oktober 2017
IMG-20171028-WA0004

MEDAN (beritatrans.com) – Kementerian BUMN menyelenggarakan kegiatan “BUMN Hadir di Kampus”, serentak di 28 perguruan tinggi di Indonesia, Sabtu (28/10/2017), pada momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan kondisi perekonomian nasional dan peran serta hadirnya BUMN sebagai salah satu penopang pilar ekonomi bangsa, serta untuk meningkatkan link and match antara BUMN dan perguruan tinggi.

Di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) 3 Direksi BUMN secara bersama-sama memberikan kuliah umum dengan tema “Membangun Ekonomi Indonesia yang Berkeadilan.” Ketiga Direksi BUMN tersebut adalah Dirut PT Angkasa Pura II (Persero) M. Awaluddin, Dirut PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) Rudiyanto dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Arief Mulyadi.

Hadir pula Rektor UINSU Prof. DR. Saidurrahman, M Ag., sebagai tuan rumah. Sedangkan peserta yang mengikuti kegiatan ini sekitar 1000 mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Rudiyanto menyampaikan bahwa selama 72 tahun Indonesia merdeka, BUMN telah hadir untuk negeri melalui beragam kontribusi dan peran strategisnya sebagai agen pembangunan. Saat ini produk dan jasa BUMN telah hadir dan dinikmati secara luas oleh masyarakat.

“BUMN terus menjadi penggerak dan pilar pemerintah dalam menjalankan program-program prioritas pembangunan nasional. Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, BUMN hadir melalui peningkatan konektivitas, pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat,” kata Rudiyanto.

Rudiyanto menambahkan, PT BKI sebagai BUMN Jasa Klasifikasi survey satu-satunya miliki Indonesia, turut berpartisipasi mendukung pembangunan Nasional dengan memperkuat setiap lini kebijakan Pemerintah terutama sektor maritim melalui jasa Klasifikasi dan komersialnya, seperti memperkuat Poros Maritim Dunia dengan jaringan klasifikasi internasional dan telah mendapatkan pendelegasian dari 3 Negara dengan semangat BKI Go to IACS.

“Ataupun penanganan proyek-proyek Pemerintah seperti program kemitraan penyelesaian palapa ring timur untuk menyambung konektivitas di Indonesia, memberikan pendampingan standarisasi Kapal di Kementerian Kelautan hingga pendataan validasi data masyarakat kurang mampu program Kementerian Sosial,” tutupnya. (aliy)