Angkasa Pura 2

Wildan: Kualitas Pelayanan Transportasi Online Bagus Tapi Sistemnya Buruk

Koridor SDMRabu, 1 November 2017
ACHMAD WILDAN2

JAKARTA (Beritatrans.com) – Transportasi umum berbasis aplikasi memiliki kualitas pelayanan yang bagus untuk pengguna jasa. Namun sistemnya buruk untuk penyedia jasa.

“Penyedia aplikasi membuat aturan yang harus dipatuhi oleh penyedia jasa untuk menjaga kualitas layanan terhadap penumpang, namun segala resiko ditanggung oleh penyedia jasa,”  kata Investigator KNKT dan dosen senior STTD Bekasi Ahmad Wildan, ATD, M.Sc kepada Beritatrans.com di Jakarta, Rabu (1/11/2017).

Menurutnya, tarif transportasi online yang dikenakan senenarnya tidak seluruhnya mengakomodir biaya variabel dan biaya tetap (transportasi online).

Namun, jelas Wildan, saat ini hanya sistem ini yang mampu menjamin kualitas layanan kepada penumpang.

Oleh karena itu, tambah Wilsan, yakinlah, saat transportasi massal sudah baik ( MRT, BRT, LRT), dan trotoar atau pedestriantitation sudah baik,  maka jenis transportasi ini akan punah dengan sendirinya.

persaingan-taksi-online-dan-konvesional

Ada Kelebihannya

Namun begitu,  kandidat doktor bidang transportasi  menegaskan,  ada beberapa kelebihan transportasi berbasis aplikasi yang tidak dimiliki oleh transportasi reguler.

Dan kelebihan ini menurut Wildan sangat dirindukan oleh masyarakat :

1. Waktu pelayanan 24 jam, 7 hari dalam 1 minggu;
2. Waktu tunggu untuk mendapatkan layanan rendah ( dibawah 5 menit );

3. Waktu perjalan lebih cepat ( langsung pada tujuan tanpa perlu transit di terminal atau ngetem dsb );

4. Door to door service ( tingkat perpindahan moda rendah atau aksesible );

5. Kepastian layanan ( bisa memberikan evaluasi terhadap driver saat itu juga dan dengan cara yang sangat mudah ) ;

6. Keamanan perjalanan ( jati diri pengemudi, nomor kendaraan dan rute perjalanan yang jelas dan terpantau oleh pihak penyelenggara;
7. Kepastian tarip dan tak perlu tawar menawar lagi.(helmi)

loading...