Angkasa Pura 2

Mengenal Patok 3, Destinasi Wisata Perbatasan di Pulau Sebatik

Dermaga Destinasi SDMJumat, 3 November 2017
IMG-20171103-WA0011

IMG-20171103-WA0010

JAKARTA (Beritatrans.com) – Jika mengunjungi Pulau Sebatik, tidak lengkap rasanya tidak mengunjungi Patok 3. Patok 3 cukup dikenal sebagai kawasan jalur perdagangan tradisional Pulau Sebatik (Indonesia)-Kota Tawao (Malaysia) sejak lama sebelum adanya dermaga yang dapat didarati kapal-kapal besar.

“Patok 3 adalah salah satu patok perbatasan Indonesia dan Malaysia yang bisa dikunjungi dari sejumlah patok yang ada di Pulau Sebatik,” kata Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopramoto Semarang Djoko Setijowarno, ST, MT kepada Beritatrans.com di Jakarta, Jumat (3/11/2017).

Dikatkan, sedang patok yang lain jauh dari permukiman penduduk dan sulit menjangksunya, karena berada di kawsan hutan.Patok ini terketak di Kawasan permukiman penduduk Aji Kuning. “Ada rumah penduduk yang terbelah, beranda berada di wilayah Indonesia, sedangkan dapur masuk wilayah Malaysia,” jelas Djoko.

Dijaga anggota TNI yang menempati pos jaga sederhana, menurut Djoko, setiap pengunjung dapat mengisi buku daftar tamu. Terlebih bagi warga yang akan menyeberang ke negara tetangga, Malaysia.

IMG-20171103-WA0006

Merah Putih Tapal Batas

Tahun 2009 tepatnya 17 Agustus, papar Djoko, dibangun Tugu mini bertuliskan “Kokohkan Merah Putih di Tapal Batas Sebatik” yang ditandatangani Kapten AM. Sudirman selaku Danramil Pulau Sebatik dan H. Herman HB mewakili Tokoh Masyarakat Pulau Sebatik.

Kawasan Aji Kuning, sudah sejak lama menjadi jalur ekonomi, sehingga bisa sebagai lokasi keberangkatan warga Sebatik menuju Kota Tawao. Sabah (Malaysia).

“Dari kawasan ini merupakan jarak terdekat menuju negara tetangga Malaysia. Dengan naik kapal, tidak sampai 20 menit sudah tiba di Tawao,” terang Djoko.

Dengan menggunakan perahu kecil kapasitas 5-7 orang dan setiap penumpang wajib menggunakan life jacket yang sudah disediakan. Jika ketahuan ada penumpang yang tidak menggunakan life jacket memasuki Kota Tawao, pihak keamanan Kota Tawao akan memberikan sangsi.

“Paling tidak, dilarang masuk wilayah Malaysia. Menyusuri alur sungai sebelum tiba di muara untuk selanjutnya melewati laut lepas menuju Kota Tawao,” tukas Djoko.(helmi)