Angkasa Pura 2

BBM Satu Harga Jangkau Pulau Nusa Penida Bali

Dermaga Destinasi EnergiSenin, 6 November 2017
SPBU Nusa Penida

JAKARTA (Beritatrans.com) – Pemerintah terus berupaya untuk mewujudkan energi berkeadilan, terutama untuk masyarakat di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), termasuk di Pulau Nusa Penida, agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kegiatan perekonomian di Nusa Penida harus meningkat dengan adanya lembaga penyalur baru ini. Jadi itu yang diharapkan Pemerintah. Pemerintah menerapkan BBM Satu Harga ini bukan tanpa alasan, ini untuk me-leverage pertumbuhan ekonomi di wilayah-wilayah 3T,” tutur Anggota Komite BPH Migas M. Ibnu Fajar.

Setelah diresmikan Sabtu (4/11/2017) siang, pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di pulau terluar di Bali, Nusa Penida menjadi semakin mudah. Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali menjadi titik ke-27 beroperasinya lembaga penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga.

Seperti dilasnir laman esdm.go.id, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak yang baru beroperasi ini memiliki kapasitas tangki penyimpanan 20 kilo liter (kl) untuk Solar, 20 kl Premium, 20 kl Pertalite, 3 kl Pertamax dan Dexlite 5 kl. Pasokan BBM untuk SPBU ini berasal dari Terminal BBM Manggis, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali.

I Made Sumitra, pecalang (petugas keamanan) di Banjar (Lingkungan) Nyuh Kukuh, Desa Ped, Nusa Penida, mengaku senang dengan adanya SPBU Kompak yang baru beroperasi ini. SPBUterebut aan mempermudah konsumen mencari BBM, termasuk para wisatawan yang banyak lalu lalang atau kapal-kapal wisata di Bali dan sekitarnya.

“Untung ada di sini, karena saya di daerah Nyuh Kukuh, dekat saya membeli bensin, ndak jauh ke sana (Desa Sintal) lagi. Apalagi kalau malam atau sore harus beli bensin, kan dekat. Ini juga kan untuk pariwisata,” tandas putra bali itu.(helmi)