Angkasa Pura 2

Laba Angkasa Pura I Tumbuh 24, 13% Hingga September 2017

BandaraSenin, 6 November 2017
IMG_20171025_203439

JAKARTA (BeritaTrans.com) – PT Angkasa Pura I (Persero) berhasil mencatatkan pertumbuhan laba perusahaan setelah pajak sebesar 24,13% hingga September 2017 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016 lalu. 

“Laba perusahaan periode ini mencapai Rp 1,54 triliun, sedangkan tahun lalu hanya Rp 1,24 triliun,” jelas Corporate Secretary PT Angkasa Pura (AP) I Israwadi di Jakarta, Senin (6/11/2017).

Kenaikan laba ini kata dia, seiring dengan meningkatnya pendapatan usaha perseroan yang tumbuh 20,24%, yaitu dari Rp4,64 triliun pada Januari – September 2016 menjadi Rp5,58 triliun pada periode yang sama tahun ini.

Bisnis aeronautika menyumbang 57% dari total pendapatan atau Rp3,24 triliun, naik 20,96% dari raihan periode Januari – September 2016 sebesar Rp2,67 triliun. Sementara bisnis non-aeronautika tercatat Rp2,12 triliun atau naik 14,53% dari periode yang sama tahun lalu Rp 1,85 triliun.

“Dari sisi trafik penumpang, kami juga mencatatkan pertumbuhan jumlah penumpang sebesar 6,2% di 13 bandara sampai dengan September 2017 ini. Pada periode ini, melayani 66,9 juta penumpang, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 63 juta penumpang,” paparnya.

Selain itu, AP I juga membukukan kenaikan pergerakan pesawat hingga September 2017, yaitu sebanyak 583 ribu pergerakan atau tumbuh 3,14% dibanding pergerakan pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 565 ribu pergerakan pesawat. Sedangkan kargo justru tumbuh dua digit, yaitu sebesar 15,4%, dengan total 295 ribu ton dibanding tahun 2016 lalu yang hanya mencapai 256 ribu ton.

“Dengan capaian hingga September ini, kami yakin target untuk melayani 90 juta penumpang di tahun 2017 ini dapat tercapai. Angka ini artinya penumpang tumbuh sekitar 7% dibandingkan realisasi trafik penumpang tahun lalu yang tercatat sebesar 84,7 juta orang. Dengan pertumbuhan trafik ini, AP I tetap menjaga standar keamanan dan layanan,” ujar Israwadi.

Sedangkan dari sisi produksi aeronautika, terdapat peningkatan tipis pada pelayanan jasa pendaratan, penempatan dan penyimpanan pesawat udara (PJP4U) sebesar 1,54% dari 20 juta ton pada periode Januari – September 2016 menjadi 21 juta ton pada periode yang sama di 2017.

Pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) tumbuh 5,98% menjadi 30 juta pax pada periode Januari – September 2017 dari 28 juta pax di periode yang sama tahun lalu. (omy)

Ketetangan foto: Salah satu bandara kelolaan PT Angkasa Pura I di Balikpapan