Angkasa Pura 2

BPTJ-Gubernur DKI Jakarta Bahas Target Makro Transportasi

Another News KoridorKamis, 9 November 2017
IMG_20171102_121234

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono bersama Gubernur DKI Anies Baswedan membahas beberapa poin target makro.

Poin-poin yang dibahas antara lain mengenai titik-titik kemacetan, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), konsep Transit Oriented Development (TOD), dan target perpindahan point to point tidak lebih dari 1,5 jam.

“Kami (BPTJ) ingin bersilahturahmi kepada Pak Gubernur karena sudah dilantik secara resmi sebagai Gubernur DKI Jakarta, maka dari itu kami memberikan ucapan selamat kepada Bapak Gubernur dan membicarakan hal yang terkait tentang transportasi, khususnya di DKI Jakarta,” jelas Kepala BPTJ Bambang Pri di Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Pihaknya menargetkan poin to poin dapat ditempuh dengan kecepatan rata-rata minimal adalah 30 km/jam. Misalnya jarak tempuh transportasi umum dari titik keberangkatan di jalan Medan Merdeka Barat ke titik di Jakarta Selatan tidak boleh lebih dari 1,5 jam. Jika target itu tak tercapai, pemerintah harus melakukan evaluasi.

“Kalau lebih (dari 1,5 jam), berarti kami harus membangun transportasi bagaimana mempercepat itu,” kata Bambang Pri.

Pada kesempatan yang sama, Anies mengatakan, pihaknya mendiskusikan pengambilan kebijakan transportasi di Ibu Kota. Menurutnya, harus ada sinergi antara Pemprov DKI dengan BPTJ dan pemerintah daerah sekitarnya dalam hal menangani kebijakan transportasi.

“Untuk kualitas SDM yang menjadi operator kendaraan angkutan umum massal harus juga diperhatikan dan Konsep Transit Oriented Development (TOD) harus benar-benar TOD yang dibangun, jadi jangan sampai berbeda. Kita menyepakati untuk bekerja lebih dekat, intensif, terbuka, dan menyiapkan perencanaan master plan untuk transportasi dengan mengantisipasi perubahan yang terjadi di Jakarta, itu hal-hal yang kita review dalam pertemuan ini,” katanya. (omy)