Angkasa Pura 2

Kemhub Terus Kembangkan Bandara di Daerah Terluar NKRI

Bandara Destinasi KokpitKamis, 9 November 2017
king air bandara letung beritatrans

JAKARTA (Beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemhub) terus membenahi sejumlah bandar udara yang sudah ada. Kemhub juga membangun sejumlah bandar udara baru, lengkap dengan peluncuran penerbangan perintis menuju daerah-daerah pedalaman, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan.

Seperti dilansir akun @kemhub151, “Tujuannya untuk memacu pertumbuhan ekonomi di daerah itu sekaligus meningkatkan aksesibilitas, khususnya pada kawasan-kawasan potensial tujuan wisata.”

Lebih penting dari pembangunan proyek infrastruktur itu, adalah melancarkan jalur distribusi bebagai komoditas demi menekan disparitas harga antar daerah. Langkah ini selaras dengan agenda Nawacita butir ketiga, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dengan kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Infrastruktur Hubud 2017

“Aneka terobosan pembangunan infrastruktur transportasi udara telah dilakukan Kementerian Perhubungan dalam 3 tahun masa bakti pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Selama itu pula, konektivitas mengggunakan moda pesawat terbang di wilayah-wilayah terdepan, terpencil dan rawan bencana, senantiasa mendapat prioritas utama,” sebut aun remsi Kemhub itu.

Di tempat terpisah, Agus Pramuka saat mewakili Dirjen Perhubungan Udara dalam Diskusi di Balitbang Perhubungan mengatakan, ada beberapa bandara di daerah terluar dan berbetasan dengan negara tentangga yang dibangun Kemhub.

“Mereka itu adalah Bandara Letung, Kepualauan Natuna, Bandara Tahuna, Bandara di Saumlaki, dans ejumlah bandara di Papua dan Paua Barat,” sebut Agus.

Pembangunan sejumlah bandara di daerah terluar NKRI, menurut Agus, dimaksudkan untuk meningkatkan konektivitas, memperlancar distrbusi barang dan jasa serta membangun ekonomi daerah.

“Untuk daerah tertentu, sepetti natuna dan Tahuna misalnya, bisa juga untuk mendorong pengembangan destinasi pariwisata di daerah tersebut, dan Indonesia pada umumnya,” tandas Agus.(helmi)