Angkasa Pura 2

Pejabat KSOP Ternate & Seorang Staf Dikabarkan Terkena OTT

Aksi Polisi DermagaSabtu, 11 November 2017
Little white people that STOP you from doing the wrong

TERNATE (BeritaTrans.com) – Ditreskrimsus Polda Maluku Utara melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap tiga orang di Hotel Menara Archie di bilangan Muhajirin, Ternate Tengah, Kamis (9/11) sore.

Dari tiga orang yang diciduk itu, dua di antaranya merupakan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate dan sisanya adalah seorang kontraktor dari luar Malut.

Pihak kepolisian sendiri terkesan masih menutup rapat kasus OTT tersebut. Sejauh ini, Ditkrimsus baru merilis lokasi penangkapan, inisial pelaku, dan barang bukti (BB).

Ketiga pelaku masing-masing AR (32) dan HM (57) dari KSOP Ternate, dan BS (47), kontraktor. BB yang diamankan dalam OTT tersebut terbilang cukup fantastis, yakni Rp 190 juta.

”Ini diduga gratifikasi. Sementara masih diperiksa. Info awalnya seperti ini, nanti perkembangan berikutnya diinformasikan,” ungkap Kabid Humas Polda Malut AKBP Hendry Badar saat dikonfirmasi kemarin (10/11).

Informasi yang diperoleh Malut Post (Jawa Pos Group) dari salah satu sumber internal Ditkrimsus, HM yang diciduk dalam OTT tersebut adalah HM, Kepala KSOP Kelas II Ternate.

Keterangan ini diperkuat dengan pengakuan anak buah HM di kantor bahwa yang tertangkap adalah satu staf dan satu pimpinan.

Nomor ponsel HM, yang biasanya dihubungi awak media belum juga diaktifkan. Pihak Polda sendiri masih bungkam terkait dugaan keterlibatan pejabat eselon III itu. ”Ini baru inisialnya. Info awal itu dulu, nanti lihat perkembangannya,” ujar Hendry.

HM mulai menjabat sebagai Kepala KSOP Ternate sejak 25 Juli 2016 lalu. Ia dilantik Menteri Perhubungan saat itu, Ignasius Jonan.

Senada, Direktur Krimsus Polda Malut Kombes (Pol) Masrur juga belum mau blak-blakan memberikan komentar terkait prestasi pasukannya melakukan OTT tersebut.

”Sebentar habis periksa selesai, semua akan disampaikan perkembangannya,” kata Masrur saat dikonfirmasi. (moy/sumber jpnn.com).