Angkasa Pura 2

Dirjen Hubla: Keselamatan Pelayaran Harga Mati dan Tanpa Kompromi

DermagaSelasa, 14 November 2017
IMG_20171114_093428

IMG_20171103_163951

JAKARTA (beritatrans.com) – Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo menegaskan bahwa keselamatan pelayaran adalah harga mati dan tanpa kompromi.

“Saya menginstruksikan jajaran Perhubungan Laut untuk selalu mengutamakan keselamatan pelayaran tanpa kompromi,” kata Agus Purnomo menanggapi kegiatan sosialisasi alat keselamatan pelayaran di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, hari ini, Selasa (14/11/2017).

Khusus untuk pelayaran rakyat, Dirjen Hubla meminta agar dilakukan pendekatan persuasif kepada pemilik kapal, operator kapal, dan masyarakat agar mereka mengerti dan sadar pentingnya keselamatan pelayaran.

“Dengan menggunakan life jacket selama pelayaran, menunjukan kepedulian mereka terhadap keselamatan pelayaran,” kata Agus.

Menurut Dirjen Hubla, peran pelayaran rakyat dan nelayan tidak bisa dipisahkan dari pembangunan sektor maritim yang menjadi salah satu fokus pembangunan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Keberadaan pelayaran rakyat dan nelayan di tanah air jauh sebelum kapal-kapal modern beroperasi. Jadi Kementerian Perhubungan pun memberikan perhatian penuh kepada mereka, terutama dari aspek keselamatan pelayarannya,” turut Agus Purnomo.

Agus Purnomo menegaskan, keselamatan pelayaran menjadi tanggung jawab bersama, seluruh stakeholder yang terkait ditransportasi laut.

“Keselamatan pelayaran memang menjadi salah satu tugas utama yang diemban oleh Kementerian Perhubungan, tetapi untuk mewujudkannya perlu dukungan dan peran serta dari semua pihak, termasuk dari masyarakat, operator, dan awak kapal,” ujarnya.

Agus Purnomo berharap, dengan sosialisasi dan pemberian bantuan alat-alat keselamatanan oleh Kementerian Perhubungan mampu memberi kesadaran masyarakat tentang betapa pentingnya keselamatan pelayaran.

Acara sosialisasi Peralatan Keselamatan Pelayaran di Banjarmasin merupakan kegiatan kedua yang dilakukan oleh Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP). Sebelumnya dilakukan di Banda Aceh pada akhir bulan Oktober lalu. Berikutnya, sosialisasi serupa akan dilaksanakan di Cilacap, Jawa Tengah. (aliy)

Foto: Humas Ditjen Hubla/Indi Astono