Angkasa Pura 2

Garuda Layani Penerbangan Carter Umrah dari Bandara Minangkabau

KokpitSelasa, 14 November 2017
Pelepasan Jamaah Umroh MEA Garuda Indonesia_1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Maskapai plat merah Garuda Indonesia layani penerbangan carter umrah dari Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat.

Penerbangan carter ini, bagian dari upaya optimalisasi potensi pasar Umrah sekaligus peningkatan layanan kepada pengguna jasa, khususnya di Sumatera Barat, dengan menghadirkan penerbangan langsung dari kota Padang.

Pelepasan penerbangan charter perdana Padang-Jeddah pp tersebut dilaksanakan secara simbolis oleh Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah SP, bersama-sama dengan manajemen Garuda Indonesia yang diwakili oleh VP Sumatera Region Dian Ediono pada Ahad (12/11/2017. Sebanyak 306 penumpang Umrah asal Sumatera Barat diangkut dalam penerbangan GA9860 tersebut.

“Penerbangan charter Padang-Jeddah pp tersebut akan dilayani sebanyak 24 kali dalam periode waktu antara 12 November 2017 hingga 6 Juni 2018 dengan menggunakan armada Airbus 330-300 all Economy Class berkapasitas 306 kursi yang dilengkapi dengan inflight entertainment yang akan memberikan kenyamanan dan hiburan bagi para penumpang selama perjalanan,” jelas Direktur Cargo Garuda Indonesia Sigit Muhartono di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Dia menyampaikan bahwa layanan penerbangan charter, bentuk komit perusahaan sebagai maskapai flag carrier yang berasal dari salah satu negara dengan jumlah umat Muslim terbesar di dunia untuk senantiasa berupaya memberikan kemudahan bagi umat Muslim Indonesia untuk melaksanakan perjalanan ibadah ke Tanah Suci.

“Dengan adanya penerbangan charter Padang-Jeddah pp yang diresmikan hari ini, kami berharap dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat Sumatera Barat untuk melakukan penerbangan langsung Jeddah yang tentunya akan sangat menghemat waktu dan biaya,” tuturnya.

Penerbangan Umrah merupakan salah satu penerbangan yang tinggi peminat di Indonesia dengan total jumlah trafik sekitar 1 juta penumpang per tahun dan diproyeksikan makin meningkat tiap tahunnya.

Di provinsi Sumatera Barat, potensi pasar Umrah saat ini mencapai 20 ribu penumpang per tahun (selama periode 8 bulan) atau rata-rata sebanyak 2.500 penumpang setiap bulannya. (omy)