Angkasa Pura 2

KSOP Kupang dan Dinas KKP Sosialisasi Verifikasi dan Pengukuran Ulang Kapal

DermagaSelasa, 14 November 2017
IMG-20171114-WA0017

KUPANG (BeritaTrans.com) – KSOP Kupang bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan perikanan Kota Kupang mengadakan sosialisasi Surat Edaran Nomor UM.003/47/16/ DJPL-15 tentang Verifikasi atau Pengukuran Ulang Terhadap Kapal Penangkap Ikan.

“Tujuan dari kegiatan ini meningkatkan pelayanan verifikasi atau pengukur ulang kepada para pemilik/operator kapal penangkap ikan dalam rangka keamanan dan keselamatan operasional kapal penangkap ikan,” tegas Kasie SHSK KSOP Kupang Capt. Ari Wobowo di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Perlu diketahui, ada beberapa permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan verifikasi / pengukuran ulang antara lain masih adanya pemilik kapal yang tidak mau atau menunda pengukuran ulang kapalnya karena pemilik kapal tersebut khawatir hasil verifikasi/ukur ulang tersebut dapat mengakibatkan perubahan Tonase Kapal (GT) sehingga pemilik kapal harus memperbaharui Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dari KKP.

“Ada pula kapal yang setelah diverifikasi/ukur ulang, dalam batas waktu tiga bulan, pemilik kapal seringkali tidak melanjutkan proses penerbitan surat ukur tetap yang berarti pemilik kapal tidak melengkapi bukti kepemilikan kapal,” papar Ari.

Masalah lainnya ungkapnya adalah seringnya pemilik kapal tidak melaporkan kapal yang sudah tidak dipergunakan lagi karena rusak atau tenggelam atau terbakar.

Mestinya kapal dimaksud pendaftarannya dihapuskan dari data di mana kapal tersebut didaftarkan.

“Melalui KSOP Kupang, SK itu menegaskan bahwa verifikasi kapal dilakukan dalam rangka pelayanan jasa transportasi laut yang bersih, cepat dan transparan yang tentunya hal ini akan memberikan dampak yang positif bagi para pengusaha perikanan di Indonesia,” tutur Ari.

Hingga saat ini, verifikasi kapal yang telah dilakukan oleh KSOP Kupang diantaranya:

1. Verifikasi/pengukuran ulang terhadap surat ukur > GT. 7 berjumlah 61 kapal;

2. Eks pas kecil yang telah terbit surat ukur permanen berjumlah 54 kapal;

3. Penerbitan pas kecil untuk kapal baru berjumlah 16 kapal;

4. Penerbitan pas kecil untuk kapal yang telah ada/lama berjumlah 15 kapal;

5. Kapal penangkap ikan yang telah diukur tetapi belum melengkapi berkas persyaratan administrasi berjumlah 41 kapal.

“Total pelaksanaan pengukuran dalam rangka verifikasi/pengukuran ulang dan pas kecil sebanyak 187 kapal,” ujar dia.

Sosialisasi ini di hadiri oleh Dinas kelautan dan perikanan provinsi NTT, Pantai Pelelangan Ikan Oeba, Pelabuhan Pelelangan Pengumpul Ikan Teanu Ikan dan stasiun pengawas perikanan PSDKP Kupang. (omy)