Angkasa Pura 2

Tingkatkan Pelayanan Bersih, Ditjen Hubud Sosialisasikan Pengendalian Gratifikasi

Bandara KokpitRabu, 15 November 2017
IMG-20171115-WA0035

IMG-20171115-WA0033

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menciptakan lingkungan kerja yang mampu mengendalikan gratifikasi serta peningkatan kepatuhan terhadap pelaporan gratifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menggelar sosialisasi Unit  Pengendali Gratifikasi (UPG) di  lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Sosialisasi dilakukan di Hotel Mercure, Jakarta ini mengambil tema  “Dengan Komitmen Pengendalian Gratifikasi Kita Tingkatkan Good And Clean Governance Di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara”.

Sosialisasi dibuka oleh Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso dan dihadiri oleh 366 pegawai di lingkungan Ditjen Perhubungan Udara.  

Sedangkan sebagai narasumber berasal dari  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara  Dan Reformasi Birokrasi, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Inspektorat Jenderal Kemenhub serta Biro Kepegawaian dan Organisasi Setjen Kemenhub. 

“Saya senang terselenggaranya kegiatan ini yang berlangsung dengan baik, aman, tertib dan juga kondusif. Presiden Joko Widodo telah menyampaikan bahwa Tindak Korupsi adalah Kejahatan Luar Biasa bagi bangsa dan negara sehingga harus dicegah dan diberantas sedini mungkin,” tutur Agus.

Kegiatan tersebut dinilai penting oleh Agus, karena melalui kesempatan seperti ini dapat menyerap wawasan yang disampaikan para narasumber kompeten dan saling keterhubungan.

“Hal tersebut bertujuan demi terciptanya Good and Clean Governance di lingkungan Ditjen Hubud pada khususnya dan Kementerian Perhubungan pada umumnya, sehingga kita mampu secara bersama-sama bertindak mencegah akar dari korupsi yaitu gratifikasi melalui mekanisme Pengendalian Gratifikasi. Hal ini pasti akan berkontribusi pada peningkatan pelayanan transportasi udara di Indonesia,” urainya. (omy)